Dharmasraya, SumbarMaju.com – Camat Asam Jujuhan Mashuri Thaib, S.Pd menunjukkan komitmennya dalam mendukung kebangkitan sektor pariwisata di wilayahnya. Usai melaksanakan kegiatan gotong royong bersama staf Kantor Camat pada Jumat cerah (7/11/2025), rombongan langsung meluncur ke Taman Lubuk Malintang, Nagari Alahan Nan Tigo, untuk membuka Pelatihan Kelompok Pemuda Sadar Wisata (Pokdarwis) yang digelar selama tiga hari, 7–9 November 2025.
Pelatihan ini diikuti oleh 30 peserta yang merupakan pemuda Nagari Alahan Nan Tigo. Kegiatan bertujuan membekali generasi muda dengan keterampilan dan pengetahuan dalam mengelola potensi wisata lokal, khususnya wisata arung jeram yang menjadi ikon nagari tersebut.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Kepala Dinas Budparpora Dharmasraya yang diwakili oleh Kabid Pariwisata Benny Mandala Putra, Walinagari Alahan Nan Tigo Ismet Suhendro, perwakilan PT. TKA Abu Nawas, serta narasumber dari Dinas Budparpora Hendri Jamtiko dan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Endriyanto.
Dalam sambutannya, Camat Mashuri Thaib, S.Pd berharap pelatihan ini dapat menjadi momentum bagi Pokdarwis untuk mengelola potensi wisata secara profesional.
> “Kami berharap, melalui pelatihan ini Pokdarwis mampu mengembangkan wisata arung jeram dan potensi alam lainnya dengan baik. Selain meningkatkan Pendapatan Asli Nagari (PAN), kegiatan ini juga diharapkan dapat menggerakkan ekonomi masyarakat Alahan Nan Tigo,” ujarnya.
Sementara itu, Kabid Pariwisata Benny Mandala Putra menyampaikan bahwa kegiatan tersebut terlaksana berkat kepiawaian Walinagari Ismet Suhendro dalam menata program ketahanan pangan sekaligus mengembangkan potensi pariwisata di wilayahnya.
> “Ibu Bupati sangat terkesan dengan kreativitas Pak Wali dalam pengelolaan program ketahanan pangan dan wisata, khususnya wisata air. Karena itu, beliau menginstruksikan agar diberikan pelatihan bagi pemuda di Alahan Nan Tigo,” ujar Benny.
Diketahui, wisata arung jeram di Nagari Alahan Nan Tigo sudah pernah berkembang sekitar delapan tahun silam, namun sempat terhenti akibat pandemi Covid-19 pada tahun 2019. Kini, setelah beberapa tahun vakum, aktivitas wisata itu kembali menggeliat. Selain arung jeram, nagari ini juga memiliki potensi wisata lain berupa air terjun Sungai Batang yang siap dikembangkan lebih lanjut.
Menutup kegiatan, Camat Mashuri Thaib, S.Pd mengajak seluruh elemen, baik pemerintah daerah, pihak swasta, maupun masyarakat nagari untuk bersama-sama membangun sektor pariwisata yang berkelanjutan.
> “Dengan kolaborasi dan semangat gotong royong, saya yakin wisata Alahan Nan Tigo bisa menjadi destinasi unggulan Dharmasraya di masa depan,” tutupnya penuh optimisme.( Yef )


Tidak ada komentar:
Posting Komentar