Sumbarmaju. Com_Kepala Dinas Sosial Kabupaten Agam, Villa Erdi, S.Sos., M.Si, didampingi jajaran kepala bidang saat memimpin rapat koordinasi perdana bersama Pendamping Sosial Program Keluarga Harapan (PKH) se-Kabupaten Agam di Aula Dinas Kesehatan Kabupaten Agam, Lubuk Basung, Rabu (28/01), guna memperkuat sinergi, koordinasi, serta penanganan permasalahan sosial di daerah. Hms.
Dalam upaya memperkuat koordinasi dan sinergi penanganan masalah sosial, Dinas Sosial Kabupaten Agam menggelar rapat koordinasi (Rakor) perdana bersama seluruh Pendamping Sosial Program Keluarga Harapan (PKH) se-Kabupaten Agam. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Dinas Kesehatan Kabupaten Agam, Lubuk Basung, Rabu (28/01).
Rakor yang dibuka langsung oleh Kepala Dinas Sosial Kabupaten Agam, Villa Erdi, S.Sos., M.Si, ini menjadi momentum awal penyatuan langkah antara Dinas Sosial dan para pendamping sosial dalam meningkatkan pelayanan kesejahteraan masyarakat.
Selain itu, kegiatan ini turut dihadiri oleh Kepala Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial (Linjamsos) Azmar, Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial Hasneril, Kepala Bidang Pemberdayaan Sosial Desi Nofia, serta Irianti, selaku AKS Fungsional Pekerja Sosial. Kehadiran jajaran struktural dan fungsional ini menegaskan komitmen Dinas Sosial Agam dalam membangun koordinasi lintas bidang.
Pada kesempatan tersebut, disampaikan pula bahwa Pendamping Sosial PKH Kabupaten Agam siap berkontribusi aktif bagi masyarakat. Saat ini, sebanyak 63 pendamping PKH telah diangkat sebagai ASN PPPK Kementerian Sosial, serta satu orang sebagai PPPK paruh waktu, yang tersebar di seluruh kecamatan di Kabupaten Agam.
Dalam arahannya, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Agam berharap para pendamping sosial dapat bekerja sama secara erat dengan Dinas Sosial dalam penanganan berbagai persoalan sosial. Ia juga menekankan pentingnya koordinasi dan pertukaran informasi terbaru dari Kementerian Sosial agar layanan kepada masyarakat dapat berjalan lebih cepat dan tepat sasaran.
“Saya berharap dengan adanya ASN Kementerian Sosial di setiap kecamatan, kita bisa bersinergi lebih kuat, terutama dalam penanganan permasalahan sosial, sehingga respon terhadap kebutuhan masyarakat bisa dilakukan dengan lebih cepat,” ujar Villa Erdi.
Menanggapi hal tersebut, Ketua Tim (Katim) Pendamping Sosial Kabupaten Agam, Ahmad Syukri, menyambut baik arahan Kepala Dinas Sosial. Ia menegaskan komitmen para pendamping sosial untuk hadir langsung di lapangan dan berkolaborasi aktif dengan Dinas Sosial.
“Sebagai pekerja sosial, kami siap berkolaborasi dengan Dinas Sosial Kabupaten Agam. Permasalahan bantuan sosial sangat erat kaitannya dengan Dinas Sosial, sehingga koordinasi menjadi kunci utama,” ungkap Syukri.
Lebih lanjut, Syukri juga memaparkan wilayah kerja serta berbagai kegiatan pendampingan sosial di lapangan. Ia menjelaskan bahwa meskipun kegiatan pendamping merupakan program langsung dari Kementerian Sosial, pelaksanaannya tetap akan dikoordinasikan dengan Dinas Sosial maupun pemerintah kecamatan setempat.
Sementara itu, rakor ini juga diisi dengan sesi diskusi dan tanya jawab antara peserta dengan Kepala Dinas Sosial serta para Kepala Bidang, yang membahas berbagai persoalan teknis dan kebijakan, terutama terkait DTSEN, pemadanan data, penyaluran bantuan sosial, serta penanganan pasca bencana di Kabupaten Agam.
Sebagai penutup, kegiatan rakor dilanjutkan dengan makan bersama di Dinas Sosial Kabupaten Agam. Momen tersebut sekaligus dimanfaatkan sebagai ajang silaturahmi untuk mempererat kebersamaan dan memperkuat komitmen kolaborasi ke depan.(Syafrianto)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar