Sumbarmaju. Com, Arosuka, Kab. Solok – Pemerintah Kabupaten Solok mencatat capaian positif dalam pengelolaan keuangan daerah sepanjang Tahun Anggaran (TA) 2025. Kondisi keuangan daerah tetap stabil tanpa mengalami defisit, seiring meningkatnya realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang naik sekitar Rp25 miliar dibandingkan tahun sebelumnya.
Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Solok, Hendriyanto, SE, menyampaikan bahwa pada tahun 2025 target PAD ditetapkan sebesar Rp145,5 miliar dengan realisasi mencapai Rp123,5 miliar atau sekitar 85 persen. Capaian ini meningkat signifikan dibandingkan realisasi PAD tahun 2024 yang sebesar Rp94,3 miliar dari target Rp120,9 miliar.
“Realisasi PAD tahun 2025 meningkat lebih kurang Rp25 miliar dibandingkan tahun 2024. Ini merupakan hasil kerja keras jajaran Bapenda serta sinergi dengan berbagai pihak,” ujar Hendriyanto di Arosuka, Kamis (22/1/2026).
Ia menjelaskan, Bapenda Kabupaten Solok mengelola pendapatan daerah yang meliputi pajak daerah, retribusi daerah, hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan, serta lain-lain PAD yang sah. Peningkatan PAD tersebut didorong oleh penguatan sinergitas dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), perbankan, notaris, dan pihak ketiga lainnya dalam menggali potensi pendapatan daerah.
Selain itu, Bapenda juga aktif melakukan sosialisasi dan edukasi kepada pelaku usaha serta masyarakat terkait kewajiban pajak, termasuk Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB), serta mendorong pemanfaatan sistem pembayaran pajak berbasis digital.
Menghadapi tahun 2026, Bapenda Kabupaten Solok akan terus mengoptimalkan pemungutan dan penagihan pajak, memperkuat ekstensifikasi dan intensifikasi pendapatan, serta meningkatkan transparansi melalui sistem digital.
Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Solok, Medison, mengapresiasi kinerja Bapenda yang dinilai berkontribusi besar dalam menjaga stabilitas keuangan daerah. Menurutnya, capaian tersebut merupakan hasil dari kebijakan menjadikan bidang pendapatan sebagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) definitif.
“Kami sangat mengapresiasi kerja keras jajaran Bapenda dan partisipasi masyarakat dalam memenuhi kewajiban perpajakan. Ini menjadi modal penting bagi pembangunan daerah,” pungkas Sekda. (A.R)


Tidak ada komentar:
Posting Komentar