Payakumbuh.SumbarMaju.com — Dalam rangka memperingati peristiwa agung Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW, siswa Asrama SMA Negeri 5 Payakumbuh Boarding School melaksanakan kegiatan rihlah ke Puncak Barigi, Kabupaten Lima Puluh Kota, Sabtu (17/1/2026).
Kegiatan ini dirancang sebagai sarana pembinaan spiritual yang memadukan penghayatan keagamaan, kebersamaan, dan pembentukan karakter siswa berasrama.
Sejak pagi hari, para siswa mengikuti perjalanan rihlah dengan penuh semangat dan tertib. Langkah demi langkah yang ditempuh menjadi simbol perjalanan batin, mengingatkan bahwa setiap proses kehidupan memerlukan kesabaran, kedisiplinan, dan keikhlasan, sebagaimana nilai-nilai yang terkandung dalam peristiwa Isra’ Mi’raj.
Setibanya di Puncak Barigi, suasana alam yang sejuk dan asri menghadirkan ketenangan tersendiri. Di tempat inilah para siswa diajak sejenak berhenti dari rutinitas, menata hati, serta membuka ruang perenungan tentang hubungan manusia dengan Allah SWT dan sesama manusia.
Melalui tausiah dan renungan bersama, pembina menyampaikan makna Isra’ Mi’raj sebagai perjalanan spiritual Nabi Muhammad SAW yang sarat dengan pesan keimanan. Peristiwa tersebut tidak hanya dipahami sebagai sejarah, tetapi sebagai panggilan untuk menegakkan salat, menjaga kedisiplinan ibadah, serta menumbuhkan akhlak mulia dalam setiap aspek kehidupan.
Para siswa diajak menyadari bahwa Isra’ Mi’raj mengajarkan pentingnya kualitas hubungan dengan Allah SWT sebagai fondasi utama dalam membangun kepribadian. Dari salat yang khusyuk akan lahir ketenangan jiwa, tanggung jawab, serta sikap jujur dan amanah dalam kehidupan sehari-hari, khususnya di lingkungan asrama.
Rihlah ini juga menjadi momentum untuk menumbuhkan rasa syukur atas kebesaran ciptaan Allah SWT. Hamparan alam Puncak Barigi yang indah mengingatkan siswa akan amanah sebagai khalifah di bumi, yakni menjaga lingkungan, menghargai kehidupan, dan hidup selaras dengan alam.
Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan, Sri Herlina, S.Pd.I., M.Pd., menyampaikan bahwa kegiatan rihlah merupakan bagian penting dari pembinaan karakter siswa. Menurutnya, nilai-nilai Isra’ Mi’raj akan lebih membekas ketika dipelajari melalui pengalaman langsung yang menyentuh hati dan melibatkan kebersamaan.
Kegiatan ini turut didampingi oleh Kepala Asrama, Ustadz Kasuriadi, S.Th.I., beserta pembina asrama putra dan putri. Pendampingan tersebut memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan aman, tertib, dan sarat makna, sekaligus menjadi teladan bagi siswa dalam kebersamaan dan kepedulian.
Meski tidak dapat hadir secara langsung, Kepala SMAN 5 Payakumbuh Boarding School, Drs. Erwin Satriadi, M.Pd., memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan rihlah ini. Dukungan tersebut mencerminkan komitmen sekolah dalam menghadirkan pendidikan yang seimbang antara kecerdasan intelektual, spiritual, dan sosial.
Melalui rihlah Isra’ Mi’raj ini, diharapkan para siswa tidak hanya memahami peristiwa Isra’ Mi’raj secara historis, tetapi mampu menghayati dan mengamalkan nilai-nilainya dalam kehidupan berasrama dan bermasyarakat.
Dengan demikian, rihlah ini menjadi langkah kecil namun bermakna dalam membentuk generasi beriman, berakhlak, dan berkarakter kuat.( Yef )


Tidak ada komentar:
Posting Komentar