Pembangunan Jembatan Bailey di Jorong Aia Taganang Capai 50 Persen

Pembangunan Jembatan Bailey di Jorong Aia Taganang Capai 50 Persen

Redaksi

Sumbarmaju.com_Personel Kodim 0304/Agam bersama Yon TP 897/SGL, Yon Zikon 12 KJ (Karana Jaya), serta Den Zipur 2/PS terus melanjutkan pembangunan Jembatan Bailey di Jorong Aia Taganang, Nagari Matua Hilia, Kecamatan Matur, Kabupaten Agam. Pembangunan jembatan tersebut dilaksanakan melalui kerja sama lintas sektor dengan Dinas Pekerjaan Umum (PU) Bukittinggi–Payakumbuh.

Saat ini, proses pembangunan masih berada pada tahap perakitan material jembatan. Berdasarkan pantauan di lapangan, progres pengerjaan telah mencapai sekitar 50 persen. Fokus utama kegiatan saat ini adalah merangkai dan merakit struktur utama Jembatan Bailey, yang membutuhkan ketelitian serta koordinasi yang baik antar personel.

Personel TNI dari berbagai satuan terlibat aktif dalam setiap tahapan pekerjaan, mulai dari pengangkutan material, penyusunan rangka baja, hingga penyesuaian konstruksi agar sesuai dengan kondisi medan di lokasi pembangunan. Kehadiran Dinas PU turut mendukung kelancaran pekerjaan melalui pengawasan teknis dan penyediaan sarana pendukung.

Pembangunan Jembatan Bailey ini merupakan langkah strategis untuk memulihkan dan meningkatkan akses transportasi masyarakat setempat, terutama setelah sebelumnya akses penghubung di wilayah tersebut mengalami gangguan. Dengan adanya jembatan ini, mobilitas warga diharapkan kembali normal, baik untuk aktivitas sehari-hari, distribusi hasil pertanian, maupun akses menuju fasilitas pendidikan dan kesehatan.


Selain itu, keberadaan jembatan juga diharapkan dapat mempercepat pemulihan aktivitas ekonomi dan sosial masyarakat di Nagari Matua Hilia dan sekitarnya. Sinergi antara TNI dan pemerintah daerah dalam pembangunan infrastruktur ini menjadi wujud nyata kepedulian terhadap kesejahteraan masyarakat serta komitmen dalam mendukung pembangunan daerah.


Pengerjaan Jembatan Bailey direncanakan akan terus dikebut hingga selesai, dengan tetap mengutamakan faktor keamanan dan kualitas konstruksi, agar jembatan dapat segera dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat.(Syafrianto)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar