Momentum Idul Fitri, Muballigh Muhammadiyah Solok Perkuat Sinergi Dakwah.

Momentum Idul Fitri, Muballigh Muhammadiyah Solok Perkuat Sinergi Dakwah.

Redaksi

Kota Solok.SumbarMaju.com — Momentum pasca Idul Fitri 1447 Hijriah dimanfaatkan para muballigh Muhammadiyah untuk mempererat hubungan dan memperkuat sinergi dakwah. 

Hal itu terlihat dalam kegiatan silaturahmi yang berlangsung pada Sabtu (4/4/2026) di kediaman Ketua Korp Muballigh Muballighah Muhammadiyah Kabupaten Solok, Buya Maqomam Mahmuda, di kawasan Ampang Kualo, Kota Solok.


Kegiatan tersebut dihadiri sejumlah muballigh dari Kabupaten dan Kota Solok.

 Di antaranya Ustadz Doni Alfis, Ilham Saputra beserta istri, Sudirman Khatib Mandaro Basa, Ir. Budiarto, Ustadzah Sastra Nilfita, serta Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Solok, Buya Darman.


Sejak awal acara, suasana penuh kehangatan dan kekeluargaan begitu terasa. Para peserta saling bersalaman, bermaafan, serta berbincang santai dalam nuansa lebaran yang masih kental.


Sebagai tuan rumah, Buya Maqom—sapaan akrab Maqomam Mahmuda—menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas kehadiran para muballigh yang telah meluangkan waktu untuk bersilaturahmi.


Ia menegaskan bahwa silaturahmi bukan sekadar tradisi tahunan, tetapi merupakan bagian penting dalam memperkuat ukhuwah Islamiyah di tengah masyarakat, khususnya di lingkungan Persyarikatan Muhammadiyah.

“Silaturahmi seperti ini harus terus digalakkan dan ditumbuhkembangkan di tengah umat. Ini juga menjadi warisan penting bagi generasi muda kita ke depan,” ujar Buya Maqom penuh harap.


Selain mempererat hubungan, pertemuan tersebut juga dimanfaatkan untuk membahas agenda dakwah ke depan. Salah satunya adalah rencana pelaksanaan kegiatan Gema Tahun Hijriyah yang akan digelar pada 14 hingga 15 Juni 2026 di Sulit Air.


Kegiatan tersebut direncanakan menjadi ajang Pertemuan Tahunan Muballigh dan Muballighah se-Sumatera Barat, yang bertujuan memperkuat sinergi, meningkatkan kualitas dakwah, serta memperluas jaringan antar dai di wilayah tersebut.


Dalam suasana santai, diskusi berkembang hangat dengan berbagai gagasan dan masukan dari para peserta. Hal ini menunjukkan komitmen bersama dalam membangun dakwah yang lebih terarah dan berkelanjutan.


Menambah keakraban, para tamu juga disuguhi hidangan khas lebaran berupa roti jala khas Medan yang disiapkan oleh Ummy Kurniati ZR, MARS, istri Buya Maqom, sehingga menutup kegiatan dengan suasana penuh kebersamaan dan kekeluargaan.( Yef)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar