Kabupaten Solok.SumbarMaju.com – Dewan Pengurus Daerah Asosiasi Guru Pendidikan Agama Islam Indonesia (DPD AGPAII) Kabupaten Solok akan menggelar Gebyar Guru Pendidikan Agama Islam (PAI) Tahun 2026 yang rencanakan dipusatkan di Puncak Greenview Singkarak pada Kamis, 11 Juni 2026.
Kegiatan ini menjadi wadah silaturahmi sekaligus penguatan kompetensi bagi guru-guru Pendidikan Agama Islam se-Kabupaten Solok,saat rakor yang di adakan D'Relazion Kota Solok, Kamis, 4/6/2026.
Gebyar Guru PAI 2026 merupakan tindak lanjut hasil rapat koordinasi AGPAII Kabupaten Solok yang bertujuan mempererat ukhuwah, meningkatkan profesionalisme, serta memperkuat sinergi antarpendidik dalam mendukung kemajuan pendidikan agama Islam di daerah.
Ketua DPD AGPAII Kabupaten Solok, Bukhari, M.A., menyampaikan bahwa pelaksanaan kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya organisasi dalam memperkuat peran guru Pendidikan Agama Islam sebagai garda terdepan dalam pembentukan karakter generasi bangsa.
Menurutnya, kegiatan ini tidak hanya menjadi sarana silaturahmi antar guru PAI, tetapi juga momentum untuk meningkatkan kompetensi, memperluas wawasan, dan memperkuat solidaritas sesama pendidik.
"Guru PAI memiliki tanggung jawab besar dalam membentuk akhlak dan karakter peserta didik. Karena itu, melalui Gebyar Guru PAI ini kami ingin menghadirkan ruang kebersamaan sekaligus penguatan kapasitas bagi seluruh guru PAI di Kabupaten Solok," ujar Bukhari.
Ia berharap kegiatan tersebut dapat menjadi agenda rutin yang mampu mendorong lahirnya inovasi-inovasi pembelajaran agama Islam yang lebih kreatif, adaptif, dan relevan dengan perkembangan zaman.
"Kami berharap Gebyar Guru PAI Tahun 2026 menjadi momentum untuk memperkuat kebersamaan, meningkatkan kualitas guru, dan pada akhirnya berdampak pada peningkatan mutu pendidikan agama Islam di Kabupaten Solok," tambahnya.
Kegiatan yang dijadwalkan dimulai pukul 08.00 WIB itu akan dihadiri oleh Bupati Solok, Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Solok, perwakilan Cabang Dinas Pendidikan Wilayah III Solok Raya, serta sejumlah tamu undangan lainnya.
Selain menjadi ajang silaturahmi, Gebyar Guru PAI juga akan diisi dengan berbagai perlombaan dan kegiatan edukatif yang bertujuan meningkatkan kreativitas, profesionalisme, serta semangat berprestasi para guru PAI. Panitia menargetkan partisipasi aktif dari seluruh Kelompok Kerja Guru (KKG) dan Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) PAI se-Kabupaten Solok.
Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana, Mairiswen, S.Ag., menyatakan bahwa Gebyar Guru PAI Tahun 2026 dirancang sebagai wadah pengembangan potensi dan kreativitas guru Pendidikan Agama Islam sekaligus sarana mempererat hubungan antarsesama pendidik.
"Melalui kegiatan ini, kami berharap terjalin kebersamaan yang semakin kuat di antara guru PAI, sekaligus menjadi sarana untuk meningkatkan kualitas sumber daya pendidik dalam menghadapi tantangan dunia pendidikan yang terus berkembang," katanya.
Mairiswen menambahkan, panitia telah menyiapkan berbagai rangkaian kegiatan yang menarik dan edukatif sehingga peserta tidak hanya memperoleh pengalaman yang menyenangkan, tetapi juga manfaat yang dapat menunjang tugas dan tanggung jawab sebagai pendidik.
Menurutnya, dukungan dari seluruh pengurus AGPAII, KKG, MGMP, serta instansi terkait menjadi modal penting dalam menyukseskan kegiatan tersebut. Oleh sebab itu, ia mengajak seluruh guru PAI untuk berpartisipasi aktif dan bersama-sama menyukseskan Gebyar Guru PAI Tahun 2026.
"Kami berharap kegiatan ini dapat menjadi momentum untuk mempererat ukhuwah, meningkatkan kompetensi, serta memperkuat peran guru PAI dalam membentuk generasi yang berakhlak mulia dan berprestasi," tutupnya.
Untuk mendukung kelancaran pelaksanaan kegiatan, panitia telah membentuk kepengurusan yang terdiri dari unsur pengurus AGPAII Kabupaten Solok.
Mairiswen, S.Ag. dipercaya sebagai ketua panitia, didampingi Mursalin, M.Pd. sebagai sekretaris dan Yudia Fadli, S.Pd.I., M.Pd. sebagai bendahara.
Adapun kebutuhan pendanaan kegiatan berasal dari infak peserta sebesar Rp30.000 per orang yang disalurkan melalui pengurus KKG dan MGMP sebelum diteruskan kepada bendahara panitia. Dana tersebut akan digunakan untuk mendukung berbagai kebutuhan teknis kegiatan.
DPD AGPAII Kabupaten Solok berharap Gebyar Guru PAI Tahun 2026 dapat menjadi momentum strategis untuk memperkuat kualitas pendidikan agama Islam, membangun kebersamaan, serta meningkatkan peran guru dalam mencetak generasi yang beriman, berakhlak mulia, dan berprestasi. (Yef)


Tidak ada komentar:
Posting Komentar