Dandim 0304/Agam Hadiri Upacara Hari Bhayangkara ke-80 di Bukittinggi

Dandim 0304/Agam Hadiri Upacara Hari Bhayangkara ke-80 di Bukittinggi

Redaksi

Sumbarmaju.com_Komandan Kodim (Dandim) 0304/Agam, Letkol Inf Slamet Dwi Santoso, S.I.P., menghadiri Upacara Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026 yang digelar Polresta Bukittinggi di Lapangan Wira Braja, Jalan Sudirman, Kelurahan Sapiran, Kecamatan Aur Birugo Tigo Baleh (ABTB), Kota Bukittinggi, Rabu (1/7/2026).

Upacara dipimpin Kapolresta Bukittinggi, Kombes Pol Rully Indra Wijayanto, S.I.K., M.Si., selaku Inspektur Upacara. Kompol Al Indra, S.H., M.H., bertugas sebagai Perwira Upacara, sedangkan Komandan Upacara dijabat AKP Aiga Putra, S.H.

Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Wali Kota Bukittinggi H. Ibnu Azis, Ketua Pengadilan Negeri Bukittinggi Rachmansyah, S.H., M.H., Ketua Pengadilan Agama Bukittinggi Dr. H. Salman, S.H.I., M.A., Sekretaris Daerah Kota Bukittinggi Rismal Hadi, S.STP., M.Si., perwakilan Kejaksaan Negeri, jajaran perangkat daerah, insan pers, serta tamu undangan lainnya.

Upacara berlangsung khidmat dengan rangkaian kegiatan meliputi penghormatan pasukan, pemeriksaan pasukan oleh Inspektur Upacara, mengheningkan cipta, pembacaan Tri Brata, hingga penyampaian amanat Hari Bhayangkara ke-80.

Dalam amanatnya, Inspektur Upacara membacakan pesan Presiden Republik Indonesia yang menyampaikan ucapan selamat Hari Bhayangkara ke-80 kepada seluruh keluarga besar Polri serta apresiasi atas dedikasi dan pengabdian Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.


Mengusung tema "80 Tahun Mengabdi, Polri untuk Masyarakat", amanat tersebut menegaskan bahwa seluruh pengabdian Polri harus berorientasi pada pelayanan terbaik kepada masyarakat melalui profesionalisme, integritas, serta kemampuan beradaptasi menghadapi tantangan keamanan di era digital dan dinamika geopolitik global.


Presiden juga memberikan sejumlah arahan strategis kepada jajaran Polri, di antaranya memperkuat reformasi kelembagaan, meningkatkan profesionalisme personel, memperkuat kapasitas sumber daya manusia, meningkatkan fleksibilitas organisasi dalam menghadapi dinamika lingkungan strategis, serta membangun legitimasi institusi melalui peningkatan kepercayaan publik.


Dalam amanat tersebut turut disampaikan berbagai capaian dan kontribusi Polri dalam mendukung agenda strategis nasional, antara lain pembangunan 1.179 unit Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dari target 1.500 unit untuk mendukung Program Makan Bergizi Gratis, optimalisasi lahan jagung seluas 651.196 hektare yang meningkatkan produksi jagung nasional sebesar 9 persen atau sekitar 1,36 juta ton, penegakan hukum terhadap kejahatan narkotika, penyelundupan, dan judi online, pembangunan 10.905 unit rumah bagi personel Polri dan masyarakat, serta pengamanan proyek strategis nasional, kawasan industri hilirisasi, dan sektor energi guna menjaga stabilitas investasi.


Selain itu, Presiden menegaskan bahwa tantangan tugas Polri ke depan akan semakin kompleks. Di samping menghadapi perkembangan kejahatan yang bersifat multidimensional, Polri juga dituntut terus melaksanakan reformasi birokrasi sebagai bentuk peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Disahkannya Undang-Undang Polri yang baru diharapkan menjadi momentum untuk melakukan pembenahan, baik dalam aspek pembinaan internal maupun pelaksanaan tugas operasional agar mampu menjawab dinamika perkembangan zaman dan tuntutan masyarakat.


Upacara diikuti personel dari berbagai unsur, yakni Polri, Kodim 0304/Agam, Subdenpom, Satpol PP, Dinas Perhubungan, Dinas Pemadam Kebakaran, BPBD, Senkom, satuan pengamanan (Satpam), serta Pramuka Saka Bhayangkara, dengan iringan Korps Musik Pemerintah Kota Bukittinggi.


Kehadiran Dandim 0304/Agam bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), instansi pemerintah, dan komponen masyarakat menjadi wujud nyata sinergi TNI-Polri bersama seluruh pemangku kepentingan dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban di wilayah Kota Bukittinggi.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar