Ketua DMI Sumbar Prof. KH. Ganefri: Jadikan Masjid Pusat Peradaban Umat, Pengurus DMI Kota Solok Resmi Dilantik.

Ketua DMI Sumbar Prof. KH. Ganefri: Jadikan Masjid Pusat Peradaban Umat, Pengurus DMI Kota Solok Resmi Dilantik.

Redaksi

Solok. SumbarMaju.com — Kepengurusan Daerah Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kota Solok resmi dilantik dalam sebuah prosesi khidmat yang digelar di Masjid Agung Al Muhsinin, Rabu (1/7/2026).

Satresnarkoba Polres Solok Selatan Sabet Juara I Kampung Bebas Narkoba Tingkat Polda Sumbar


 Pelantikan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat peran masjid sebagai pusat ibadah, dakwah, pendidikan Islam, pemberdayaan ekonomi umat, serta penguatan persatuan umat Islam di Kota Solok.

Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Wali Kota Solok H. Suryadi Nurdal, Ketua DPRD Kota Solok Fauzi Rusli, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Solok H. Amril, unsur Forkopimda, jajaran Majelis Ulama Indonesia (MUI), serta tokoh masyarakat.


Turut hadir dari jajaran Pengurus Wilayah Dewan Masjid Indonesia Sumatera Barat Ketua Umum Prof. KH. Ganefri, Sekretaris Umum Ir. H. Muhammad Ridho, Bendahara H. Afrizen, Wakil Ketua H. Afrizal Moetwa, serta Ketua Departemen Dakwah Ustaz Masrial.


Dalam arahannya, Ketua Umum DMI Sumbar Prof. KH. Ganefri menegaskan bahwa masjid harus kembali menjadi pusat peradaban umat Islam sebagaimana peran masjid pada masa Rasulullah SAW, bukan hanya sebagai tempat melaksanakan ibadah ritual semata, tetapi juga sebagai pusat pendidikan, pembinaan akhlak, pengembangan dakwah, serta tempat lahirnya solusi bagi berbagai persoalan umat.


Menurutnya, Dewan Masjid Indonesia memiliki amanah besar untuk memastikan setiap masjid mampu menjalankan fungsi tersebut secara maksimal. 


Pengurus DMI di seluruh daerah harus hadir membina pengelolaan masjid agar lebih baik, tertata, modern, dan mampu memberikan pelayanan terbaik kepada jamaah. Pengelolaan masjid ke depan, kata dia, tidak lagi cukup dengan pola tradisional, tetapi harus berkembang mengikuti tantangan zaman dengan manajemen yang profesional dan terukur.


Prof. Ganefri juga menekankan pentingnya menjadikan masjid sebagai pusat pemberdayaan umat. 

Ia menyampaikan bahwa masjid harus mampu mengambil peran dalam membantu persoalan sosial masyarakat, membangun kepedulian terhadap kaum dhuafa, memperkuat pendidikan generasi muda, serta ikut mendorong tumbuhnya kegiatan ekonomi umat melalui berbagai program produktif yang memberi manfaat nyata bagi kesejahteraan jamaah.


Lebih lanjut ia mengatakan, perkembangan teknologi saat ini harus menjadi peluang bagi pengurus masjid untuk melakukan pembenahan sistem pengelolaan, termasuk digitalisasi administrasi, pengelolaan keuangan yang transparan, penyebaran informasi dakwah berbasis teknologi, hingga menghadirkan pelayanan yang semakin memudahkan masyarakat dalam berinteraksi dengan masjid.


“Masjid harus hidup sepanjang waktu. Kita ingin masjid bukan hanya ramai saat salat berjamaah, tetapi juga menjadi pusat pembinaan umat, tempat pendidikan anak-anak, pembentukan karakter generasi muda, pusat kegiatan sosial, dan menjadi perekat persatuan umat Islam. Itulah tugas besar DMI yang harus dijalankan bersama,” tegasnya.


Ketua DMI Kota Solok, H. Zul Elfian, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Solok atas dukungan penuh terhadap kegiatan DMI.


 Ia berharap kepengurusan yang baru mampu menjalankan amanah dengan baik demi memakmurkan masjid dan memperkuat syiar Islam di tengah masyarakat.


Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Solok, H. Amril, menyampaikan bahwa dengan dilantiknya kepengurusan DMI Kota Solok diharapkan semakin memperkuat peran masjid sebagai pusat pembinaan umat dan mempererat sinergi seluruh elemen masyarakat dalam membangun kehidupan keagamaan yang semakin baik.


Sementara itu, Wakil Wali Kota Solok, H. Suryadi Nurdal, menegaskan bahwa Pemerintah Kota Solok akan terus mendukung program-program DMI karena keberadaan masjid memiliki posisi strategis dalam membangun karakter masyarakat religius, memperkuat moral generasi muda, serta menciptakan kehidupan sosial yang harmonis.


Pelantikan ini diharapkan menjadi tonggak baru penguatan gerakan memakmurkan masjid di Kota Solok sekaligus mempererat sinergi antara pemerintah daerah, ulama, dan masyarakat dalam membangun kehidupan keagamaan yang semakin maju, harmonis, dan berkemajuan.( Yef)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar