Tanah Datar, Sumbarmaju.com - Pembangunan Sekolah Rakyat di Tanjung Alam, Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat telah memasuki tahap persiapan menjelang peletakan batu pertama (groundbreaking).
Pemerintah Kabupaten Tanah Datar telah memastikan agar lahan seluas sekitar 23 hektare telah tersedia dan akses menuju lokasi terus dipersiapkan.
Pemerintah Kabupaten Tanah Datar terus mematangkan persiapan pembangunan Sekolah Rakyat Terintegrasi. Menjelang pelaksanaan peletakan batu pertama.
Bupati Tanah Datar Eka Putra, SE.MM juga telah meninjau langsung lokasi sekaligus memastikan kesiapan berbagai fasilitas pendukung pembangunan di Nagari Tanjung Alam, Kecamatan Tanjung Baru, Kabupaten Tanah Datar, pada Selasa (25/8/2026).
Bupati telah mengatakan, salah satu persiapan yang terus dilakukan yakni penyediaan akses jalan menuju lokasi Sekolah Rakyat.
Sementara itu, lahan pembangunan seluas kurang lebih 23 hektare telah tersedia melalui hibah dari keluarga besar Doni Oskaria, yang merupakan Chief Operating Officer Danantara.
Menurutnya, Sekolah Rakyat Tanjung Alam diproyeksikan menjadi salah satu Sekolah Rakyat terbesar di Indonesia. Kawasan tersebut nantinya tidak hanya menyediakan ruang belajar, tetapi juga dilengkapi asrama bagi siswa dan guru, fasilitas olahraga, fasilitas kesehatan, tempat ibadah, serta kantin.
"Sekolah Rakyat ini ditujukan terutama bagi anak-anak dari keluarga yang masuk kategori desil 1 dan desil 2. Jika masih terdapat kuota, peserta didik dari kelompok desil 3, 4, dan 5 dapat dipertimbangkan sesuai ketentuan yang ditetapkan Kementerian Sosial," kata Bupati.
Pada saat ini, Pemerintah Tanah Datar bersama Kementerian Sosial juga mempersiapkan tenaga pendidik dan melakukan pendataan calon peserta didik yang memenuhi persyaratan. Pendidikan di Sekolah Rakyat Tanjung Alam direncanakan mencakup jenjang SD, SMP, hingga SMA.
Bupati juga menilai keberadaan Sekolah Rakyat dapat membuka akses pendidikan yang lebih baik bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu.
Selain dari pendidikan formal, konsep sekolah berasrama diharapkan dapat memberikan lingkungan belajar dan pembinaan yang mendukung perkembangan siswa di Kabupaten Tanah Datar. (Ham)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar