Kabupaten Solok SumbarMaju.com — Semangat persatuan dan kecintaan terhadap budaya bangsa mewarnai peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 di MAN 1 PK Solok, Rabu (28/10/2026).
Berbalut pakaian adat, keluarga besar madrasah menampilkan pesan kebinekaan sekaligus memperkuat semangat persatuan Indonesia.
Kepala MAN 1 PK Solok, Febrita, S.Pd., M.Pd., menyampaikan bahwa peringatan Hari Sumpah Pemuda menjadi momentum penting untuk menanamkan nilai-nilai persatuan, nasionalisme, dan kecintaan terhadap Tanah Air kepada generasi muda.
Menurutnya, keberagaman adat dan budaya Indonesia merupakan kekayaan bangsa yang harus dijaga dan dilestarikan. Perbedaan bukan menjadi penghalang untuk bersatu, melainkan kekuatan dalam membangun bangsa yang lebih maju.
Penggunaan pakaian adat dalam momentum peringatan ini juga menjadi salah satu bentuk pengenalan dan pelestarian budaya Nusantara kepada peserta didik. Generasi muda diharapkan semakin mengenal warisan budaya sekaligus memiliki kebanggaan terhadap identitas bangsa Indonesia.
Febrita menekankan pentingnya mengamalkan semangat Sumpah Pemuda dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan madrasah, keluarga, maupun masyarakat.
Semangat persatuan tersebut dapat diwujudkan melalui sikap saling menghormati, menghargai perbedaan, menjaga kerukunan, serta membangun kebersamaan tanpa membedakan latar belakang suku, adat, dan budaya.
Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 juga menjadi pengingat bagi para pelajar bahwa mereka memiliki peran penting dalam menentukan masa depan bangsa. Karena itu, peserta didik perlu terus meningkatkan kemampuan, memperkuat karakter, dan mengembangkan prestasi.
Sebagai lembaga pendidikan, MAN 1 PK Solok turut berperan dalam membentuk generasi muda yang berilmu, berakhlak mulia, serta memiliki wawasan kebangsaan yang kuat.
Di tengah perkembangan zaman, generasi muda juga diharapkan mampu memanfaatkan teknologi secara bijak, menjaga etika dalam pergaulan, serta menggunakan media digital untuk hal-hal positif dan produktif.
Melalui momentum ini, semangat Sumpah Pemuda diharapkan tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi benar-benar diterapkan dalam tindakan nyata yang memperkuat persaudaraan dan kepedulian terhadap sesama.
Berbeda adat, satu semangat. Beragam budaya, satu Indonesia. Semangat tersebut menjadi pesan penting bagi seluruh generasi muda untuk terus menjaga persatuan, melestarikan budaya, dan berkontribusi bagi kemajuan bangsa.
Selamat Hari Sumpah Pemuda ke-98, 28 Oktober 2026. Mari bersama merawat keberagaman dan memperkokoh persatuan Indonesia.( Yef)


Tidak ada komentar:
Posting Komentar