Bukittinggi,Sumbarmaju.com– Dalam upaya mendukung kelestarian lingkungan, Kodim 0304/Agam menggelar kegiatan Sosialisasi Bank Sampah yang bertempat di Aula Manunggal Kodim 0304/Agam, Kelurahan Sapiran, Kecamatan Aur Birugo Tigo Baleh (ABTB), Kota Bukittinggi, Selasa (27/10/2026).
Kegiatan tersebut diikuti sekitar 150 peserta yang terdiri dari Komandan Kodim 0304/Agam Letkol Inf Vico Hendrika Sandro, S.I.P., M.Si., Ketua Persit KCK Cabang LVIII Ny. Nina Vico Hendrika Sandro, Direktur Bank Sampah Panca Daya Mina Dewi Sukmawati, penyuluh lingkungan hidup Kota Bukittinggi Ibu Siska, perwakilan Pegadaian Mira Yulia Putri dan Novri Yudhi Irvan, para Danramil, perwira staf, personel Kodim 0304/Agam, pengurus Persit KCK, serta masyarakat Kelurahan Sapiran.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan oleh pembawa acara, laporan perwira tertua, dan sambutan Komandan Kodim 0304/Agam.
Dalam sambutannya, Dandim 0304/Agam Letkol Inf Vico Hendrika Sandro menyampaikan bahwa sosialisasi bank sampah merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan kesadaran dan kepedulian terhadap kebersihan serta kelestarian lingkungan.
Ia menegaskan bahwa pengelolaan sampah perlu dimulai dari lingkungan rumah tangga melalui pemilahan sampah organik dan anorganik. Dandim juga mengajak seluruh personel Kodim 0304/Agam, anggota Persit KCK, dan masyarakat untuk berperan aktif mendukung program pengelolaan sampah demi mewujudkan lingkungan yang bersih, sehat, dan nyaman.
Materi pertama disampaikan oleh penyuluh lingkungan hidup Kota Bukittinggi, Ibu Siska, yang menjelaskan pentingnya pengelolaan sampah secara baik dan berkelanjutan. Materi meliputi pengenalan jenis-jenis sampah, pemilahan sampah sejak dari sumbernya, serta dampak sampah yang tidak dikelola dengan baik terhadap lingkungan dan kesehatan masyarakat.
Ia juga mengajak peserta menerapkan prinsip 3R (Reduce, Reuse, Recycle), yaitu mengurangi penggunaan barang yang menghasilkan sampah, menggunakan kembali barang yang masih layak, dan mendaur ulang sampah yang dapat dimanfaatkan.
Selanjutnya, Mira Yulia Putri selaku narasumber dari Pegadaian Kota Bukittinggi menyampaikan materi mengenai program Tabungan Emas Pegadaian. Dalam pemaparannya, ia menjelaskan tata cara pembukaan rekening, mekanisme pembelian emas secara bertahap, serta kemudahan membeli, menyimpan, dan menjual emas melalui layanan Pegadaian.
Melalui materi tersebut, peserta diperkenalkan dengan Tabungan Emas sebagai salah satu pilihan untuk membangun kebiasaan menabung dan mempersiapkan masa depan sesuai kemampuan masing-masing.
Sementara itu, Direktur Bank Sampah Panca Daya, Mina Dewi Sukmawati, menjelaskan bahwa bank sampah merupakan sarana pengelolaan sampah yang dapat memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat apabila dikelola dengan baik.
Ia menyampaikan bahwa sampah yang selama ini dianggap tidak berguna dapat memiliki nilai jual apabila dipilah dan dikumpulkan sesuai jenisnya. Sampah anorganik seperti plastik, kertas, kardus, dan botol bekas dapat disetorkan melalui bank sampah untuk memperoleh nilai ekonomi sesuai jenis dan ketentuan yang berlaku.
Menurutnya, pengelolaan bank sampah tidak hanya membantu mengurangi jumlah sampah yang dibuang ke lingkungan, tetapi juga berpotensi menambah pendapatan masyarakat. Oleh karena itu, masyarakat diimbau untuk membiasakan pemilahan sampah dari rumah tangga dan berpartisipasi aktif dalam memanfaatkan keberadaan Bank Sampah Panca Daya.
Untuk meningkatkan antusiasme peserta, kegiatan juga diisi dengan sesi tanya jawab. Peserta yang berhasil menjawab pertanyaan dari masing-masing narasumber mendapatkan doorprize dari pihak penyelenggara.
Melalui kegiatan sosialisasi ini, Kodim 0304/Agam berharap personel TNI, anggota Persit KCK, dan masyarakat semakin memahami pentingnya pengelolaan sampah serta mampu menerapkan pemilahan sampah sejak dari sumbernya. Sampah yang masih memiliki nilai ekonomis diharapkan dapat dimanfaatkan melalui program bank sampah sehingga memberikan manfaat bagi lingkungan dan masyarakat.
Kegiatan ini sekaligus diharapkan memperkuat sinergi antara TNI, instansi terkait, Pegadaian, pengelola bank sampah, dan masyarakat dalam mendukung pelestarian lingkungan serta menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, nyaman, dan berkelanjutan.(Syafrianto)






Tidak ada komentar:
Posting Komentar