Bukittinggi, Sumbar maju.com Memasuki Tahun ke-9 Penyelenggaraan Minang Geopark Run 2026 kembali hadir di Kota Wisata Bukittinggi sebagai seri kedua dalam Geopark RUN Series 2026-2027.
Dari kiri : Sekda Bukittinggi, Rismal hadi, Walikota Ramlan Nurmatias, Founder Geopark Run Yv Trisaputra, Sekda Kab.Agam Muhammad Luthfi, Ketua Panitia Ihsan rahmadi Putra.
Event ini menjadi Wujud Konsistensi dalam menghadirkan Sport Konsistensi dalam Menghadirkan Sport Tourism yang memberikan dampak Positif terhadap Promosi Situs Geopark di Sumbar khususnya Ngarai Sianok yang sedang menuju pengakuan sebagai bagian dari Jaringan UNESCO Global Geopark(UGGP).
Persiapan Kegiatan Panitia Pelaksana menggelar Konfrensi Pers yang dihadiri oleh Walikota Bukittinggi Ramlan Nurmatias, Sekda Rismal Hadi, Sekda Kab.Agam Muhammad Lutfi, founder Geopark Run Yv tri saputra, dan Ihsan rahmadi putra bertempat di Gedung pasar atas lantai 4, Sabtu(31/10/2026).
Walikota menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat maupun pengunjung Kota Bukittinggi atas kemungkinan ketidaknyamanan selama kegiatan berlangsung. Terutama, akibat pekerjaan pembangunan infrastruktur di sekitar kawasan Jam Gadang yang menjadi pusat pelaksanaan acara.
" Dalam event ini Bukittinggi sudah menganggarkan biaya APBD sebesar 320 juta beserta fasilitas dan prasarana lain demi mendukung kegiatan ini akan dilaksanakan pada Minggu, 1 November 2026 di Kawasan Jam Gadang dipilih sebagai titik start sekaligus pusat aktivitas peserta dan penyelenggara. Kegiatan tersebut juga dijadwalkan dihadiri Wakil Menteri Dalam , Bima Arya" ujarnya.
Ramlan menambahkan penyelenggaraan Geopark Run Series menjadi momentum penting untuk memperkenalkan Bukittinggi kepada masyarakat luas. Tidak hanya sebagai kota wisata sejarah, tetapi juga daerah yang memiliki kekayaan alam, budaya, serta kuliner yang menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan.
" Ribuan peserta dan pengunjung dapat memberikan dampak positif bagi sektor pariwisata serta menggerakkan aktivitas ekonomi masyarakat setempat"ungkapnya.
Dari Data Panitia Sebanyak 3.800 pelari dari berbagai daerah dijadwalkan ambil bagian dalam ajang olahraga lari yang terdiri dari kategori 5Kdengan jumlah peserta 1950, untuk 10K jumlah peserta 1050 orang dan 21K jumlah peserta sebanyak 800 orang yang berlangsung pada Minggu (1/11/2026), dengan titik start dan pusat kegiatan dipusatkan di kawasan Jam Gadang, pelari siap jelajahi keindahan Ngarai Sianok.
Hingga Sabtu (31/10/2026) sore, para peserta mulai berdatangan dan memadati Kota Bukittinggi. Suasana kesibukan terlihat di lantai IV Pasar Atas Bukittinggi, tempat panitia melaksanakan registrasi ulang, sekaligus pembagian nomor peserta dan baju bagi pelari.
.Di tempat yang sama Founder Geopark Run Series 2026, Yv Tri Saputra, berharap agenda tersebut dapat menjadi wadah promosi pariwisata Sumatera Barat, terutama Kota Bukittinggi dan Kabupaten Agam yang memiliki potensi wisata alam dan budaya yang beragam.
" Karena Sumbar satu-satunya Provinsi yang memiliki 8 kawasan Geopark, sementara Provinsi lain cuma ada 1 kawasan, maka dengan adanya event ini kita bisa membangkitkan perekonomian warga lokal dengan taglane memuliakan Bumi, Mensejahterakan Masyarakat" ucapnya.(Rudi)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar