Doni Zulkifli ST Dt. Majo Lelo, Ketua KONI Kabupaten Solok: Siapkan Jiwa Bertanding dan Mental Atlet Wushu

Doni Zulkifli ST Dt. Majo Lelo, Ketua KONI Kabupaten Solok: Siapkan Jiwa Bertanding dan Mental Atlet Wushu

Redaksi

Arosuka, SumbarMaju.com – Ketua KONI Kabupaten Solok, Doni Zulkifli ST Dt. Majo Lelo, menegaskan pentingnya menyiapkan jiwa bertanding dan mental juara bagi para atlet wushu yang akan berlaga di Kejuaraan Tingkat Provinsi Sumatera Barat. Hal itu ia sampaikan saat mendampingi Wakil Bupati Solok, H. Candra, dalam acara pelepasan kontingen wushu Kabupaten Solok di Rumah Dinas Wakil Bupati Arosuka, Jumat, 19 September 2025.

Dalam sambutannya, Doni menegaskan bahwa keberhasilan atlet tidak hanya ditentukan oleh latihan fisik dan teknik, tetapi juga kesiapan mental saat menghadapi lawan. Ia mengingatkan agar para atlet tidak gentar menghadapi tekanan kompetisi, melainkan menjadikannya motivasi untuk tampil lebih baik.


> “Teknik dan fisik memang penting, tapi mental yang mantap akan membuat atlet tampil maksimal. Kita ingin anak-anak kita bertanding dengan penuh semangat, percaya diri, dan pantang menyerah. Itulah yang membedakan juara sejati dengan sekadar peserta,” tegasnya.

Selain itu, Doni juga memaparkan bahwa KONI Kabupaten Solok telah menyiapkan sejumlah program pembinaan berkelanjutan. Salah satunya adalah agenda Open Championship Wushu yang akan digelar November mendatang, serta Kejuaraan Daerah yang menjadi ajang pembibitan atlet muda. Ia menekankan bahwa wushu merupakan salah satu cabang olahraga potensial yang konsisten menyumbangkan prestasi bagi Kabupaten Solok.


Sementara itu, Wakil Bupati Solok, H. Candra, memberikan apresiasi besar kepada atlet, pelatih, serta orang tua yang telah memberikan dukungan penuh selama masa persiapan. Ia berharap para atlet mampu menjaga nama baik daerah dan tampil penuh percaya diri di arena.


> “Kemenangan tentu kita harapkan, namun yang lebih utama adalah sportivitas, kerja keras, dan kebanggaan membawa nama Kabupaten Solok. Jadikan pengalaman ini bekal berharga untuk masa depan,” pesan Wabup.


Acara pelepasan juga dihadiri Sekretaris KONI Kabupaten Solok, Jerzi Fafiliusco, serta jajaran pengurus KONI lainnya. Kehadiran mereka menjadi bentuk dukungan moral dan teknis kepada para atlet agar lebih percaya diri menghadapi kejuaraan.


Ketua Cabor Wushu Kabupaten Solok, Eva Nasri, menambahkan bahwa kontingen Kabupaten Solok memberangkatkan 28 atlet yang siap turun di berbagai nomor pertandingan. Para atlet didampingi empat pelatih, yakni Yuda, Nofriadi, Andika, dan Rinaldi, serta official yang memastikan kesiapan teknis dan kesehatan atlet selama kejuaraan berlangsung.


> “Dengan semangat pantang menyerah, disiplin, dan dukungan semua pihak, kami optimis Kabupaten Solok akan kembali mengharumkan nama daerah di tingkat provinsi,” ungkap Eva.



Suasana pelepasan berlangsung penuh haru sekaligus semangat. Orang tua atlet tampak antusias dan memberikan doa restu bagi putra-putrinya, sementara para atlet menunjukkan raut percaya diri meski tidak menutupi rasa tegang jelang pertandingan. Pelepasan ditutup dengan doa bersama yang dipimpin tokoh agama setempat, memohon keselamatan, kelancaran, dan prestasi terbaik bagi kontingen wushu Kabupaten Solok.


Dengan dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten Solok, KONI, jajaran pelatih, serta keluarga, kontingen wushu diharapkan mampu meraih prestasi gemilang sekaligus menjadi teladan bagi generasi muda dalam menumbuhkan semangat sportivitas dan kebanggaan daerah.( Yef )

Tidak ada komentar:

Posting Komentar