PABPDSI Gelar Rapimnas di Jakarta, Perkuat Peran BPD dalam Pembangunan Desa Nasional.

PABPDSI Gelar Rapimnas di Jakarta, Perkuat Peran BPD dalam Pembangunan Desa Nasional.

Redaksi

Jakarta.SumbarMaju.– Persatuan Anggota Badan Permusyawaratan Desa Seluruh Indonesia (PABPDSI) Persatuan Anggota Badan Permusyawaratan Desa Seluruh Indonesia (PABPDSI) menggelar Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) di Jakarta, Kamis, 7/5/2026. 

Kegiatan ini dihadiri oleh pengurus pusat, pengurus wilayah, serta perwakilan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dari berbagai provinsi di Indonesia.


Acara Rapimnas ini secara resmi dibuka oleh Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal, Yandri Susanto, M.Pd, yang dalam arahannya menekankan pentingnya penguatan peran BPD sebagai mitra strategis pemerintah desa dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan desa yang transparan, partisipatif, dan berpihak kepada masyarakat.

Dalam sambutannya, Menteri Desa juga menegaskan bahwa BPD harus mampu menjadi wadah aspirasi masyarakat desa yang aktif, kritis, dan konstruktif dalam mendukung pembangunan di tingkat desa.


Ketua Umum PABPDSI, Ferry Radiansyah, ST, MM, menyampaikan bahwa Rapimnas menjadi momentum penting untuk memperkuat konsolidasi organisasi serta menyatukan langkah seluruh anggota BPD di Indonesia dalam memperjuangkan kepentingan masyarakat desa.


Ia menegaskan bahwa BPD memiliki posisi strategis dalam sistem pemerintahan desa, sehingga perlu terus diperkuat dari sisi kelembagaan, kapasitas sumber daya manusia, serta dukungan regulasi yang berpihak.


Rapimnas juga menjadi forum evaluasi kinerja organisasi di tingkat pusat maupun daerah, termasuk peningkatan koordinasi dan komunikasi antaranggota BPD di seluruh Indonesia.


Sejumlah isu strategis turut dibahas dalam forum tersebut, di antaranya peningkatan kesejahteraan anggota BPD, penguatan fungsi pengawasan terhadap pemerintahan desa, serta sinergi dengan pemerintah daerah dan pemerintah pusat.


Dalam kesempatan tersebut, delegasi Sumatera Barat turut hadir dan berpartisipasi aktif, yaitu Ezi Pitriana, SH.I (Kabupaten Lima Puluh Kota), Alnajmi (Kabupaten Solok), Bayu Putra Nedi (Kabupaten Solok), Viva Ria Syofian (Kabupaten Solok), Marweli (Kabupaten Solok), Jumaidi Zainal (Kabupaten Solok), serta Dasril, SH (Kabupaten Padang Pariaman).


Salah satu delegasi Sumatera Barat, Alnajmi, selaku Ketua BPN Nagari Guguk Kabupaten Solok, menyampaikan bahwa keikutsertaannya dalam Rapimnas memberikan banyak pengalaman dan pengetahuan baru terkait penguatan peran BPD di tingkat nasional.


Ia menilai forum tersebut sangat penting dalam memperluas wawasan serta memahami arah kebijakan organisasi ke depan dalam memperkuat kelembagaan BPD di daerah.


Sementara itu, Viva Ria Syofian, Ketua BPN Nagari Saniang Baka Kabupaten Solok, juga menyampaikan bahwa Rapimnas menjadi ajang pembelajaran yang sangat berharga dalam meningkatkan kapasitas dan pemahaman tugas BPN di tingkat nagari.


Ia menegaskan bahwa hasil Rapimnas ini akan menjadi motivasi untuk memperkuat peran BPN di daerah masing-masing agar lebih profesional dan responsif terhadap aspirasi masyarakat.


Para delegasi Sumatera Barat berharap hasil Rapimnas dapat diimplementasikan secara nyata di daerah, sehingga BPD semakin kuat dalam menjalankan fungsi sebagai lembaga permusyawaratan desa.


Dengan adanya forum nasional ini, diharapkan sinergi antaranggota BPD di seluruh Indonesia semakin solid dalam mendukung pembangunan desa yang berkelanjutan.


Rapimnas kemudian ditutup dengan penyusunan rekomendasi organisasi yang akan menjadi pedoman kerja PABPDSI ke depan, baik di tingkat nasional maupun daerah.( Yef)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar