MATUR, sumbarmaju.com - Hampir 300 anak usia dini TK PAUD dan guru memadati gedung serbaguna pertama kali di Pasar Matua Hilia, setelah beberapa lama tidak dimanfaatkan. Dipakai pertama kali dalam rangka lomba mewarnai digelar Ikatan Keluarga Matua Hilia (IKAMAHI), Rabu (30/4/2026) di Pasar Matua Hilia.
Gedung serbaguna disulap oleh IKAMAHI itu adalah sebelumnya Los Dagiang yang berada di Pasar Matur, Kabupaten Agam, Sumatera Barat. Gedung ini merupakan salah satu bangunan pasar tertua di kawasan tersebut, konon dibangun pada masa pemerintahan kolonial Belanda.
Namun, seiring menurunnya aktivitas pasar tradisional, bangunan ini terbengkalai dan dalam kondisi memprihatinkan, dipenuhi sampah, kotor, serta mengalami kerusakan di berbagai bagian.
Atas inisiatif pemuda dan masyarakat serta pemerintahan nagari Matua Hilia berupaya meribah kondisi ruangan penuh sampah dapat dibersihkan secara bersama. Dipakai pertama kali oleh murid TK/PAUD kegiatan mewarnai.
Ketua IKAMAHI Berry saat dihubungi menyebutkan renovasi ringan Los Dagiang Pasar Matua Hilia, setelah sukses menggelar kegiatan Silaturahmi Akbar Ranah jo Rantau Rang Matua Hilia 2026, Ikatan Keluarga Matua Hilia (IKAMAHI) melanjutkan langkah nyata dengan memanfaatkan bangunan terbengkalai menjadi fasilitas publik.
Adanya inisiatif membersihkan Los Dagiang sebelumnya dimusyawarahkan bersama Ninik mamak, pihak nagari, maka secara bersama gotong royong ikut serta TNI, Polri, tokoh masyarakat dan Parik Paga berjibaku membersihkan sehingga dapat dipakai dan berfungsi menjadi Gedung Serbaguna Ikamahi.
Dilaksanakannya lomba mewarnai bagi murid TK/ PAUD menyambut dan memeriahkan Hari Pendidikan Nasional tahun 2026 dibuka secara resmi Camat Matur diwakili Sukmarina. (Yun.S)
.jpg)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar