Redaksi

Artikel Konservasi Lingkungan, Smart Mangrove Tourism Semacam Transformasi Ekowisata Bakau dengan Sistem Informasi Berbasis Augmented Reality 

Oleh: Alvendo Wahyu Aranski, S.Kom.,M.Kom (Ketua Tim PKM ITEBA Batam)


Institut Teknologi Batam (ITEBA) Batam mulai menampakkan diri untuk terjun bersama masyarakat dalam rangka pelaksanaan Budidaya Smart Mangrove Tourism bersama kelompok sadar wisata (Pokdarwis) Pandang Tak Jemu Batam. 


Smart Mangrove Tourism adalah semacam Transformasi Ekowisata Bakau dengan Sistem Informasi Berbasis Augmented Reality (AR). 


Program ini hadir sebagai solusi cerdas untuk meningkatkan kualitas pariwisata sekaligus mendukung konservasi lingkungan.


Konsep Smart Tourism yang diusung dalam proyek ini sejalan dengan agenda global Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4 (Pendidikan Berkualitas), SDG 11 (Kota dan Permukiman Berkelanjutan), SDG 14 (Konservasi Sumber Daya Kelautan), dan SDG 15 (Menjaga Ekosistem Darat).


Teknologi AR bukan hanya alat untuk menarik wisatawan, melainkan juga media edukasi yang dapat menumbuhkan kesadaran dan memotivasi perilaku lebih bertanggung jawab terhadap lingkungan.


Program Smart Mangrove Tourism bertujuan mengatasi tantangan pengelolaan ekowisata bakau dengan menghadirkan sistem informasi berbasis Augmented Reality (AR).


Penerapan teknologi AR dalam ekowisata bukan hanya memberikan pengalaman baru bagi wisatawan, tetapi juga menjadi sarana edukasi lingkungan serta peluang ekonomi bagi masyarakat sekitar. 


Pengembangan Smart Mangrove Tourism diterapkan pertama kali atas kerjasama kelompok sadar wisata (Pokdarwis) Pandang Tak Jemu, Gari Dafit Semet Batam, yang didukung pendanaannya berkat kerjasama Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (2025).


Melalui skema Hibah Program Kemitraan Masyarakat (PKM) Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi dengan Nomor Kontrak Induk: 134/C3/DT.05.00/PM/2025, Nomor Kontrak Turunan: 019/LL17DT.05.00/PM/2025, dan Nomor Kontrak LPPM: 013/LPPM/KPKM-ITEBA/VI/2025.


Dengan dukungan teknologi dan keterlibatan masyarakat, Smart Mangrove Tourism diharapkan mampu meningkatkan daya tarik wisata, memperkuat konservasi lingkungan, serta memberdayakan ekonomi lokal melalui ekowisata berbasis teknologi. 


Tim PKM ITEBA yang terlibat dalam program ini dipimpin oleh Alvendo Wahyu Aranski, S.Kom., M.Kom. sebagai Ketua Tim, dengan anggota Ir. Aulia Agung Dermawan, M.T. dan Muhammad Adi Setiawan Aritonang, M.Kom.(*)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar