MAN 2 Solok Gembleng Siswa Jadi Khatib, Perkuat Iman dan Keberanian

MAN 2 Solok Gembleng Siswa Jadi Khatib, Perkuat Iman dan Keberanian

Redaksi

Singkarak, SumbarMaju.com – MAN 2 Solok kembali menghidupkan tradisi Sholat Jumat berjamaah di lingkungan madrasah, Jumat (26/09). Kegiatan rutin ini bukan sekadar menunaikan kewajiban ibadah bagi guru dan siswa laki-laki, tetapi juga menjadi sarana pembinaan karakter religius, penguatan iman, serta latihan keberanian bagi siswa untuk tampil di depan jamaah.

Selain menjadi momen ibadah, kegiatan ini dimanfaatkan sebagai ajang latihan bagi siswa yang ingin menjadi khatib Jumat. Mereka tidak hanya belajar menyampaikan khutbah, tetapi juga memperdalam ilmu agama, melatih kemampuan public speaking, serta membangun rasa percaya diri. Dengan begitu, siswa tidak sekadar menghafal materi, tetapi benar-benar merasakan pengalaman berdakwah di hadapan jamaah.


Pada pelaksanaan Jumat minggu ini, giliran Rahmat Ridho, siswa kelas F4, yang bertugas sebagai khatib. Dengan tema khutbah “Bertaubatlah Sebelum Hati Berkarat dan Terkunci,” ia tampil percaya diri di depan teman-temannya. Suasana terlihat hangat dan antusias, mulai dari persiapan, latihan, hingga pelaksanaan khutbah dan Sholat Jumat berjamaah. Para siswa lainnya mengikuti dengan penuh perhatian, seakan menyerap setiap pesan dakwah yang disampaikan.

Zulkifli, S.Pd, pembina ekstrakurikuler Khatib Jumat, menyampaikan apresiasi tinggi terhadap semangat para siswa. “Kegiatan ini sangat bermanfaat untuk melatih mental dan kemampuan berdakwah. Semoga melalui rutinitas ini, keimanan dan ketakwaan mereka semakin kuat, serta lahir generasi yang siap menjadi pemimpin umat di masa depan,” ujarnya.


H. Maidison, S.Pd., M.S.H, Kepala MAN 2 Solok, turut menekankan pentingnya kegiatan ini dalam pembinaan karakter siswa. “Sholat Jumat berjamaah sekaligus latihan menjadi khatib ini bagian dari upaya madrasah membentuk generasi yang religius, berani tampil, dan memiliki akhlak mulia. Kami berharap para siswa dapat mengambil manfaat maksimal, baik dari sisi keimanan maupun keterampilan berdakwah,” ungkapnya.


Rutinitas Sholat Jumat di MAN 2 Solok tidak hanya menjadi kegiatan ibadah rutin, tetapi juga pengalaman nyata bagi siswa dalam mengasah kemampuan berbicara di depan publik, memahami tanggung jawab sosial, serta menyiapkan diri menjadi khatib yang siap berperan di masyarakat. Kegiatan ini juga mencerminkan komitmen madrasah dalam membentuk karakter siswa yang religius, berani, dan berdaya saing tinggi.( Yef )

Tidak ada komentar:

Posting Komentar