Singkarak, SumbarMaju.com – MAN 2 Solok kembali menunjukkan komitmennya dalam mengembangkan potensi siswa melalui kegiatan ekstrakurikuler rutin yang digelar pada Sabtu, 13 September 2025. Kegiatan ini menjadi agenda tetap setiap akhir pekan, dengan pola minggu ganjil dan genap, di mana minggu ganjil difokuskan untuk program pengembangan minat dan bakat siswa di berbagai bidang.
Ekstrakurikuler di MAN 2 Solok menjadi salah satu sarana penting dalam pembinaan karakter, kreativitas, dan keterampilan siswa. Kegiatan ini tidak hanya mengasah kemampuan akademik, tetapi juga memberikan pengalaman nyata dalam bidang non-akademik, seperti seni, penelitian, dan pengembangan religiusitas. Program ini juga menjadi persiapan bagi siswa menghadapi kompetisi di tingkat kabupaten, provinsi, maupun nasional.
Pada pelaksanaan minggu ini, berbagai kegiatan berjalan sesuai jadwal dengan antusiasme tinggi dari seluruh peserta. Di bidang sains, KSM Biologi dibimbing oleh Lilis Suryani, S.Pd, sedangkan KSM Fisika dipandu Rosdawati, S.Si. Program Tahfiz Al-Qur’an diasuh oleh Ratna Dewi, S.Pd.I dan Novia Helna, S.Pd.I, sementara kegiatan Khotbah Jumat dipandu oleh Zulkifli, S.Pd.
Siswa yang memiliki minat di bidang penelitian mengikuti program Myres (Madrasah Young Researchers Supercamp), dibimbing langsung oleh Helma Endriyati, S.Pd, Wakil Kepala Bidang Kesiswaan. Program ini menekankan pengembangan kemampuan berpikir kritis, kreatif, dan analitis melalui penelitian ilmiah yang aplikatif dan inovatif.
Bidang eksakta lainnya juga berjalan lancar. KSM Matematika dibina oleh Jasrita, S.Pd, MM bersama Nurul Faizah, S.Pd, KSM Geografi diasuh Hidayati Yayang, S.Pd.I, dan KSM Ekonomi dibimbing Novieza, SE, M.Pd.E bersama Sri Gusmini, S.E. Sementara itu, ekstrakurikuler seni tradisional dibina oleh Tuti Syafriani, S.Pd, sehingga siswa dapat menyalurkan minat seni sekaligus mengapresiasi budaya lokal.
Tanggapan Kepala Sekolah
Kepala Sekolah MAN 2 Solok, H. Maidison, S.Pd, M.S.H, memberikan apresiasi tinggi terhadap pelaksanaan ekstrakurikuler rutin. Menurutnya, kegiatan ini menjadi bagian integral dari pendidikan di madrasah.
> “Ekstrakurikuler adalah sarana strategis bagi siswa untuk mengembangkan kemampuan, bakat, dan kreativitas. Kami berharap setiap siswa dapat mengenal potensi diri, meraih cita-cita, dan menjadi generasi yang berdaya saing,” ujar H. Maidison.
Ia menambahkan, madrasah terus menghadirkan program seimbang antara akademik, keagamaan, dan non-akademik, sekaligus menyiapkan siswa menghadapi berbagai kompetisi di tingkat kabupaten, provinsi, maupun nasional.
> “Melihat antusiasme siswa, semangat belajar, dan partisipasi aktif mereka, kami yakin MAN 2 Solok berhasil menanamkan nilai kedisiplinan, kerja sama, dan tanggung jawab sejak dini. Inilah bekal penting agar mereka menjadi generasi cerdas, berkarakter, dan religius,” tambahnya.
Testimoni Siswa dan Pembina
Suasana kegiatan terlihat dinamis dan interaktif. Peserta KSM Biologi tampak fokus melakukan percobaan laboratorium, peserta Tahfiz khusyuk membaca dan menghafal ayat-ayat Al-Qur’an, sementara siswa seni menekuni tari dan musik tradisional.
Beberapa siswa membagikan pengalaman mereka. salah satu siswa nama tidak mau di sebutkan yang juga peserta Myres, mengaku kegiatan ini memberinya pengalaman langsung dalam penelitian ilmiah.
> “Saya belajar lebih banyak tentang penelitian dan ilmu yang saya minati. Pembina kami membimbing dengan metode yang menyenangkan sehingga kami lebih termotivasi,” ujarnya.
Sementara salah seorang siswa yang mau di sebutkan namanya , peserta KSM Matematika, menambahkan:
> “Kegiatan ini tidak hanya melatih kemampuan berhitung, tetapi juga logika, kerja sama, dan disiplin. Semua pengalaman ini sangat berguna untuk masa depan kami.”
Helma Endriyati, S.Pd, Wakil Kepala Bidang Kesiswaan, menekankan bahwa kegiatan rutin ini membentuk disiplin, tanggung jawab, dan kemampuan bekerja sama siswa. Ia menambahkan, program ini membantu siswa mengenal potensi diri, menyalurkan minat, dan mengembangkan bakat secara terarah.
Dengan pembinaan yang konsisten, MAN 2 Solok menegaskan visinya untuk mencetak generasi “full talents”—unggul secara akademik, kreatif, berkarakter, religius, dan siap menghadapi tantangan global. Kegiatan ekstrakurikuler rutin ini menjadi salah satu pilar utama dalam pengembangan kualitas siswa, sehingga mereka dapat meraih cita-cita dan memberikan kontribusi positif bagi masyarakat.
(Yef)



Tidak ada komentar:
Posting Komentar