Singkarak.SumbarMaju.Com – Pagi yang cerah di tepian Danau Singkarak menjadi saksi khidmatnya pelaksanaan Upacara Bendera di SMAN 1 Singkarak, Senin (29/09). Sejak awal kegiatan, para siswa telah berbaris rapi, didampingi majelis guru, staf tata usaha, dan karyawan sekolah. Upacara ini bukan sekadar rutinitas, tetapi juga bertepatan dengan peringatan Hari Jadi Provinsi Sumatera Barat ke-80, sehingga nuansanya terasa lebih bermakna dan penuh semangat kebersamaan.
Bertindak sebagai pembina upacara, Wakil Kepala Sekolah Deri Sugama, S.Pd. memberikan amanat yang menekankan pentingnya disiplin waktu. Menurutnya, kedisiplinan dalam upacara adalah cermin karakter yang akan terbawa dalam keseharian. “Waktu itu sangat berharga. Jika kita terbiasa tepat waktu, maka disiplin itu akan terbawa dalam belajar dan dalam kehidupan sehari-hari,” ucapnya tegas di hadapan peserta upacara.
Selain menyoroti kedisiplinan, Deri Sugama juga mengingatkan siswa agar senantiasa menjaga kebersihan sekolah melalui program MBG (SMAN Bisa Gemilang). “Sampah hendaknya selalu dibuang pada tempatnya. Lingkungan yang bersih akan mendukung suasana belajar yang nyaman dan produktif,” tambahnya.
Dalam kesempatan tersebut, Pembina OSIS, Rio Andesko, S.Pd.I., turut memberikan motivasi. Ia menekankan bahwa OSIS bukan hanya organisasi siswa, melainkan wajah sekolah yang mencerminkan citra SMAN 1 Singkarak. “Mari jadikan OSIS sebagai teladan. Tunjukkan disiplin, semangat belajar, dan kebersamaan. Solidaritas dan perilaku positif akan membuat kita semakin dihargai,” katanya penuh semangat.
Sementara itu, Yefrimon, S.Ag, salah seorang guru, juga menyampaikan harapan agar budaya disiplin semakin kuat di SMAN 1 Singkarak. Ia menekankan perlunya kerja sama seluruh pihak, tidak hanya siswa, melainkan juga guru, staf tata usaha, dan karyawan. “Upacara Senin hendaknya dimulai tepat waktu. Untuk itu, siswa diharapkan hadir lebih awal, dan guru beserta staf juga mendukung. Jika dilakukan bersama, budaya disiplin akan menjadi ciri khas sekolah kita,” ujarnya menegaskan.
Peringatan Hari Jadi Sumatera Barat ke-80 juga menjadi refleksi penting. Dalam amanatnya, Wakil Kepala Sekolah berharap agar Sumatera Barat tetap jaya dan teguh memegang falsafah adat Minangkabau. “Semoga Sumatera Barat selalu berpegang teguh pada prinsip Adat basandi Syarak, Syarak basandi Kitabullah, serta terus maju dan berkembang,” pesannya yang disambut tepuk tangan meriah para siswa.
Upacara Senin kali ini sekaligus memperlihatkan peran penting sekolah dalam menanamkan nilai karakter kepada generasi muda. Tidak hanya soal disiplin, tetapi juga rasa tanggung jawab, kepedulian terhadap lingkungan, dan semangat kebersamaan. Seperti diungkapkan seorang siswa seusai kegiatan, upacara bendera menjadi sarana belajar di luar kelas. “Ikut upacara membuat kita lebih tertib. Apalagi pas Hari Jadi Sumbar ke-80, rasanya bangga bisa merayakan dengan cara ini,” ungkapnya penuh antusias.
Dengan semangat Hari Jadi Sumbar ke-80, SMAN 1 Singkarak meneguhkan komitmen untuk terus melahirkan generasi yang disiplin, berkarakter, dan siap bersaing di masa depan. Upacara Senin pun menjadi wadah membangun kebersamaan, semangat belajar, dan menanamkan nilai luhur yang akan menjadi bekal siswa dalam menapaki kehidupan.( Yef )


Tidak ada komentar:
Posting Komentar