Bupati Agam Buka Rakor Pengawasan Obat dan Industri Rumah Tangga Pangan.

Bupati Agam Buka Rakor Pengawasan Obat dan Industri Rumah Tangga Pangan.

Redaksi

Simbarmaju.com– Pemerintah Kabupaten Agam menegaskan komitmennya dalam menjaga keamanan obat dan pangan di masyarakat.

Hal itu ditandai dengan dibukanya secara resmi Rapat Koordinasi (Rakor) Pengawasan Obat dan Industri Rumah Tangga Pangan (IRTP) oleh Bupati Agam yang diwakili Sekretaris Daerah, Dr. Mhd Lutfi AR, di Aula Kantor Dinkes Agam, Kamis, (2/10/2025).


Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Agam, Yori Sulistia, dalam laporannya menyampaikan bahwa rakor ini digelar untuk menyamakan persepsi sekaligus memperkuat koordinasi antara Dinas Kesehatan, BPOM, dan instansi terkait lainnya.


Tujuannya adalah menciptakan pengawasan yang efektif, menghindari tumpang tindih kewenangan, serta memastikan apotek, toko obat, dan sarana IRTP benar-benar memenuhi syarat sesuai dengan aturan yang berlaku.


“Melalui koordinasi yang baik, kita berharap tercipta sistem pengawasan yang lebih komprehensif dan efisien, sehingga keamanan serta kualitas produk kesehatan yang beredar di masyarakat dapat lebih terjamin,” ujarnya.


Yori menambahkan, pengawasan ini penting agar tidak ada peredaran produk yang membahayakan kesehatan masyarakat.


Karena itu, pihaknya menekankan perlunya strategi pengawasan yang komprehensif untuk memastikan standar keamanan, mutu, dan legalitas benar-benar dipatuhi oleh seluruh pelaku usaha.


Sementara itu, Sekda Agam Dr Mhd Lutfi AR menegaskan bahwa pengawasan obat dan makanan merupakan pilar fundamental dalam menjaga sistem kesehatan masyarakat.


Menurutnya, koordinasi yang solid antar lembaga pengawasan, produsen, distributor, hingga stakeholder terkait adalah kunci dalam memastikan setiap produk memenuhi standar keamanan, khasiat, dan mutu.


“Rapat koordinasi ini memiliki peran strategis, tidak hanya untuk merumuskan kebijakan dan prosedur, tetapi juga untuk mengidentifikasi permasalahan di lapangan, berbagi pengalaman, serta menyusun solusi komprehensif yang dapat diimplementasikan secara efektif,” ujarnya.


Dengan adanya rakor ini, Pemerintah Kabupaten Agam optimis pengawasan obat dan IRTP dapat berjalan lebih terpadu, sehingga masyarakat semakin terlindungi dari produk yang tidak aman maupun tidak berkualitas.


Rakor juga diharapkan menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi lintas sektor dalam menjaga kesehatan masyarakat.-" ( Syafrianto )

Tidak ada komentar:

Posting Komentar