Singkarak, SumbarMaju.Com – SMAN 1 X Koto Singkarak kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pendidikan melalui kegiatan In-House Training (IHT) bagi guru wali kelas. Acara yang digelar pada Jumat, 3 Oktober 2025, di aula sekolah ini mengusung tema “Komunikasi Efektif: Kunci Hubungan Harmonis di Sekolah”.
Kegiatan ini dihadiri oleh seluruh guru wali kelas, Kepala Sekolah Patrismon, S.Pd., M.Pd., didampingi oleh Wakil Kepala Deri Sugama, S.Pd., Mesra Villa Dahlia, S.Pd., M.Si., Dian Riska Dewi, S.Thi., M.A., serta KTU Erni Yanti, S.Sos., MM.
Dalam sambutannya, Patrismon menegaskan bahwa peran guru wali tidak sekadar memantau akademik siswa, tetapi juga menjadi pendamping yang memahami karakter, kebutuhan, dan perkembangan emosional siswa. “Dengan komunikasi yang efektif, guru dapat menumbuhkan motivasi belajar, disiplin, dan karakter positif siswa,” ujar Patrismon.
Materi utama IHT disampaikan oleh Dra. Yonelita Johan, M.Si., yang membahas secara mendalam mengenai guru wali, peran strategis, dan tugas pokoknya. Dra. Yonelita menjelaskan bahwa guru wali adalah pendamping utama siswa, yang berperan sebagai:
Pendamping akademik, memantau prestasi belajar dan memberikan motivasi.
Pendamping karakter dan psikososial, menumbuhkan disiplin, tanggung jawab, dan membangun kedekatan emosional dengan siswa.
Penghubung dengan orang tua, menjalin komunikasi terbuka agar tercipta sinergi antara sekolah dan keluarga.
Kolaborator dengan teman sejawat, bekerja sama untuk memenuhi kebutuhan siswa secara holistik.
Dra. Yonelita juga menekankan tugas pokok guru wali, mulai dari menyusun rencana pembinaan siswa, memantau kehadiran dan prestasi, melakukan konseling, hingga menjadi motivator dan teladan bagi siswa. Sebagai tambahan, beliau menekankan Permendikdasmen Nomor 11 Tahun 2025, yang menjadi pedoman resmi dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawab guru wali di sekolah menengah, sehingga setiap guru wali dapat bekerja secara profesional dan terstruktur.
Salah satu guru wali peserta, Rosi Susanti, S.Pd., M.Si., mengaku sangat terbantu dengan materi yang disampaikan. “Pelatihan ini membuka wawasan saya dalam mendekati siswa secara personal dan membangun komunikasi positif dengan orang tua serta rekan guru,” ujar Rosi.
Acara diakhiri dengan diskusi interaktif, di mana para guru saling bertukar pengalaman dan strategi menghadapi tantangan dalam pembinaan siswa. Patrismon berharap, melalui IHT ini, guru wali dapat menjadi pendamping inspiratif bagi siswa, sehingga tercipta prestasi akademik yang maksimal sekaligus karakter yang unggul.
Dengan terselenggaranya IHT ini, SMAN 1 X Koto Singkarak menegaskan komitmennya dalam membangun pendidikan yang humanis, profesional, dan berorientasi pada komunikasi efektif, demi terciptanya lingkungan belajar yang harmonis dan produktif bagi seluruh warga sekolah.( Yef )



Tidak ada komentar:
Posting Komentar