Kepala Kemenag Kota Sawahlunto Apresiasi dan Dukung Penuh Kiprah AGPAII: Mitra Strategis Penguatan Pendidikan Agama

Kepala Kemenag Kota Sawahlunto Apresiasi dan Dukung Penuh Kiprah AGPAII: Mitra Strategis Penguatan Pendidikan Agama

Redaksi

Sawahlunto, SumbarMaju.com —Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Sawahlunto, Dr. H. Dedi Wandra, MA, menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh terhadap kiprah Asosiasi Guru Pendidikan Agama Islam Indonesia (AGPAII), yang dinilainya sebagai mitra strategis pemerintah dalam memperkuat pendidikan agama dan karakter peserta didik di sekolah.

Hal itu disampaikan dalam acara Pelantikan dan Pengukuhan Dewan Pengurus Daerah (DPD) AGPAII Kota Sawahlunto, Sabtu (4/10/2025) di Gedung SKB Kota Sawahlunto.

Kegiatan tersebut dihadiri ratusan guru PAI dari berbagai jenjang pendidikan dan turut dihadiri Ketua DPW AGPAII Sumatera Barat, Rimelfi, S.Pdi.MM.MA, yang juga tampil sebagai narasumber dalam Seminar Nasional bertema “Penguatan Konsep Pendekatan Pembelajaran Mendalam bagi Guru PAI.”

Dalam sambutannya, Dr. Dedi Wandra menegaskan bahwa Kementerian Agama memiliki tanggung jawab moral dan kelembagaan untuk mendukung seluruh elemen pendidikan agama, termasuk AGPAII yang selama ini menjadi mitra penting dalam pembinaan guru PAI.


> “Alhamdulillah, ini sudah menjadi tugas dan komitmen kita untuk mensupport seluruh elemen pendidikan, termasuk AGPAII. Karena guru PAI adalah ujung tombak pendidikan karakter di sekolah-sekolah umum maupun madrasah,” ujarnya di hadapan peserta.


Lebih lanjut, Dedi Wandra menyebut AGPAII memiliki posisi istimewa di Kota Sawahlunto karena kiprahnya yang konsisten dalam menggerakkan pembinaan guru dan menumbuhkan semangat kebersamaan.


> “Di Sawahlunto, AGPAII bagaikan saudara kembar dari organisasi madrasah. Mereka kita perhatikan sama, karena tujuannya satu — memajukan pendidikan agama Islam dan memperkuat akhlak peserta didik,” ungkapnya.


Ia juga menegaskan bahwa Kemenag akan terus memperkuat sinergi dengan AGPAII dalam menghadirkan pendidikan agama yang adaptif terhadap perkembangan zaman.


> “Kami siap berkolaborasi dalam berbagai program pembinaan, pelatihan, dan peningkatan kompetensi guru PAI. Kita ingin memastikan pendidikan agama tidak berhenti pada teori, tetapi hadir dalam perilaku, keteladanan, dan semangat keikhlasan,” tegas Dedi Wandra.


Menurutnya, keberadaan AGPAII bukan hanya memperkuat profesionalisme guru, tetapi juga menjadi ruang spiritual yang menumbuhkan nilai-nilai keislaman dan moralitas di lingkungan pendidikan.


> “Guru PAI adalah cahaya yang menuntun, dan AGPAII adalah wadah yang menjaga cahaya itu agar terus menyala,” pungkasnya.


Sementara itu, Ketua DPW AGPAII Sumatera Barat, Rimelfi, S.Pd.I., MM., MA., dalam arahannya menekankan pentingnya Ruhul Mudarris — jiwa pendidik yang ikhlas dan berkesadaran.


> “Guru PAI tidak hanya mentransfer ilmu agama, tetapi juga menanamkan nilai dan kesadaran. Mustahil siswa bersemangat belajar jika gurunya belum memiliki Ruhul Mudarris,” ujar Rimelfi yang juga menjabat sebagai Ketua I DPP AGPAII.


Acara ini juga dihadiri oleh Wali Kota Sawahlunto, Ryanda Putra, S.IP, Kepala Dinas Pendidikan Kota Sawahlunto, Dr. Asril, M.Pd, Ketua PGRI Kota Sawahlunto, pengurus MKKS, serta ratusan guru PAI dari berbagai satuan pendidikan.

(Yef | SumbarMaju.com)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar