Pimpinan Daerah Aisyiyah Kabupaten Solok Ikuti Pelatihan Paralegal Majelis Hukum dan HAM PWA Sumbar

Pimpinan Daerah Aisyiyah Kabupaten Solok Ikuti Pelatihan Paralegal Majelis Hukum dan HAM PWA Sumbar

Redaksi

Padang.SumbarMaju.com –Pimpinan Daerah Aisyiyah (PDA) Kabupaten Solok terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kapasitas kader perempuan di bidang hukum dan perlindungan sosial. Melalui dua anggotanya, Ibu Darfinalti, S.Pd dan Ibu Jasmiarti, S.Pd, PDA Kabupaten Solok turut ambil bagian dalam Pelatihan Paralegal yang diselenggarakan oleh Majelis Hukum dan HAM Pimpinan Wilayah Aisyiyah (PWA) Sumatera Barat pada Sabtu, 4 Oktober 2025, bertempat di Kompleks Aisyiyah Sumbar, Jalan S. Parman, Ulak Karang, Padang.

Kegiatan yang diikuti oleh perwakilan dari berbagai kabupaten dan kota di Sumatera Barat ini mengusung tema “Advokasi Pelaksanaan UU KDRT dan UU Perlindungan Anak”. Tema tersebut dipilih karena masih tingginya kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak di tengah masyarakat, yang membutuhkan kehadiran kader Aisyiyah yang memiliki pemahaman hukum dan kemampuan melakukan advokasi di tingkat akar rumput.


Adapun maksud dan tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan kapasitas dan kompetensi kader Aisyiyah dalam bidang hukum, khususnya dalam memahami Undang-Undang Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) dan Undang-Undang Perlindungan Anak. Dengan pengetahuan yang lebih baik, para peserta diharapkan mampu berperan sebagai paralegal perempuan yang dapat memberikan edukasi, pendampingan, dan advokasi kepada masyarakat yang menghadapi permasalahan hukum, terutama yang berkaitan dengan kekerasan berbasis gender dan pelanggaran hak anak.

Kegiatan pelatihan ini juga memberikan ruang bagi peserta untuk berdiskusi dan berbagi pengalaman lapangan dalam menangani kasus-kasus sosial yang terjadi di lingkungan masing-masing. Para narasumber dari Majelis Hukum dan HAM PWA Sumbar menyampaikan berbagai materi penting terkait peran paralegal, mekanisme pelaporan kasus, hingga strategi advokasi berbasis komunitas yang sesuai dengan nilai-nilai Islam dan prinsip kemanusiaan.


Selain itu, pelatihan ini juga menjadi ajang memperkuat jejaring dan koordinasi antara kader Aisyiyah tingkat wilayah dan daerah. Sinergi tersebut sangat penting untuk membangun sistem perlindungan sosial yang lebih kuat dan berkelanjutan, sekaligus memperkuat peran sosial Aisyiyah sebagai organisasi perempuan Islam yang peduli terhadap penegakan hukum, keadilan, dan hak asasi manusia.


Ketua Pimpinan Daerah Aisyiyah Kabupaten Solok, Dra. Mursyida, memberikan apresiasi tinggi terhadap kegiatan yang dinilai sangat bermanfaat tersebut.


> “Kami sangat menyambut baik pelatihan ini karena memberikan bekal penting bagi kader Aisyiyah untuk memahami hukum dan berperan langsung dalam melindungi masyarakat dari berbagai bentuk kekerasan. Terutama bagi perempuan dan anak yang sering menjadi pihak rentan. Harapan kami, ilmu yang diperoleh dari pelatihan ini bisa diterapkan dalam kegiatan sosial dan advokasi di daerah masing-masing,” ujar Dra. Mursyida.


Menurutnya, kegiatan seperti ini sejalan dengan visi Aisyiyah dalam memperjuangkan keadilan dan kesejahteraan perempuan. Melalui peningkatan kapasitas kader, Aisyiyah ingin menghadirkan solusi konkret terhadap berbagai persoalan sosial dan hukum di masyarakat, bukan hanya dari sisi spiritual, tetapi juga melalui pendekatan edukatif, sosial, dan advokatif.


Pelatihan paralegal ini juga menjadi momentum penting bagi seluruh peserta untuk memperdalam wawasan dan memperkuat komitmen dakwah sosial Aisyiyah. Ke depan, diharapkan para peserta dapat menjadi penggerak di daerah masing-masing dalam membangun kesadaran hukum masyarakat, mengedukasi keluarga tentang pentingnya perlindungan terhadap perempuan dan anak, serta menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam penanganan kasus sosial dan kekerasan domestik.


Melalui kegiatan seperti ini, Aisyiyah membuktikan diri sebagai organisasi perempuan Islam yang tidak hanya berfokus pada bidang pendidikan dan dakwah, tetapi juga aktif dalam ranah hukum dan kemanusiaan. Dengan semangat “Perempuan Berdaya, Bangsa Bermartabat”, Aisyiyah terus berkomitmen menjadi bagian dari solusi untuk mewujudkan masyarakat yang adil, berkeadaban, dan berkemajuan.( Yef )

Tidak ada komentar:

Posting Komentar