Wako Fadly Amran: Mahasiswa Pascasarjana Harus Jadi Agen Perubahan dalam Menjawab Krisis Global

Wako Fadly Amran: Mahasiswa Pascasarjana Harus Jadi Agen Perubahan dalam Menjawab Krisis Global

Redaksi

Sumbarmaju.com, Padang - Wali Kota Padang, Fadly Amran, hadir sebagai narasumber utama dalam kuliah umum Program Pascasarjana Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat (UMSB) di Convention Hall Prof. Dr. H. Ahmad Syafi’i Ma’arif, Sabtu (4/10/2025). Kegiatan ini diikuti 212 mahasiswa baru dari berbagai disiplin ilmu, dengan tema besar: “Isu Global dan Transformasi Ilmu Pengetahuan, serta Peran Intelektual dalam Menjawab Krisis Global Lingkungan, Kesehatan, dan Sosial.”

Dalam pemaparannya, Fadly menegaskan bahwa peran intelektual masa kini jauh lebih strategis daripada sekadar menjadi pengamat. Menurutnya, mahasiswa pascasarjana memiliki tanggung jawab untuk menghadirkan gagasan yang mampu menjawab tantangan global secara nyata, dari persoalan lingkungan hingga kesehatan dan sosial.


"Isu besar seperti perubahan iklim, pandemi, dan ketimpangan sosial bukan hanya masalah lokal. Mereka menuntut pemikiran yang visioner, berbasis riset, dan mampu menggerakkan perubahan di skala global. Mahasiswa pascasarjana harus menjadi agen perubahan itu," tegas Fadly, disambut tepuk tangan hangat para peserta.


Lebih dari sekadar kuliah umum, Fadly memaparkan keseriusan Pemko Padang dalam menjembatani dunia akademik dengan praktik pemerintahan, melalui kolaborasi riset dan kebijakan berbasis data. Ia menekankan bahwa perguruan tinggi bukan sekadar tempat menimba ilmu, tetapi laboratorium pemikiran strategis untuk membangun masa depan masyarakat.


Salah satu sorotan utama adalah pemaparan Program Smart Surau, bagian dari sembilan Program Unggulan Pemko Padang yang digagas Fadly bersama Wakil Wali Kota Maigus Nasir. Diluncurkan pada 26 Juli 2025, program ini dirancang untuk mengoptimalkan peran masjid sebagai pusat pendidikan karakter dan literasi digital bagi generasi muda.


"Smart Surau bukan sekadar teknologi, tapi transformasi karakter. Dengan ruang digital masjid, kurikulum TQA dan MDTW, serta program Remaja Reborn dan Subuh Mubarakah, kita membangun generasi yang berakhlak, berpengetahuan, dan siap menghadapi tantangan global," ujarnya.


Kegiatan ini juga dihadiri Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir, Direktur Pascasarjana UMSB Prof. Dr. Mahyudin Ritonga, Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah Prof. Dr. H. Irwan Akib, serta Rektor UMSB Dr. Riki Saputra, MA secara virtual.


Kuliah umum ini menjadi momen refleksi bagi para mahasiswa baru, bahwa intelektual bukan sekadar gelar, tapi kekuatan untuk memberi dampak nyata bagi masyarakat. Fadly menutup sesi dengan pesan kuat: “Jadilah pemikir yang berani, sekaligus pelaku perubahan. Dunia menunggu solusi Anda.”  (Dioni)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar