Wawako Maigus Nasir Tinjau Persiapan Tim Qasidah: Seni, Agama, dan Budaya Sebagai Wajah Kota Padang

Wawako Maigus Nasir Tinjau Persiapan Tim Qasidah: Seni, Agama, dan Budaya Sebagai Wajah Kota Padang

Redaksi

Sumbarmaju.com, Padang – Semangat membara dan nada syahdu qasidah mengalun di Wisma Loren, Kecamatan Pauh, Jumat (3/10/2025). Di tengah suara latihan dan irama harmonis, Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir, hadir meninjau persiapan Tim Qasidah Kota Padang yang akan mewakili Sumatera Barat di ajang lomba tingkat nasional.

Dalam pantauan tersebut, Maigus Nasir tidak hanya menyaksikan latihan, tetapi juga memberikan motivasi dan apresiasi atas kerja keras para anggota tim yang telah berlatih dengan disiplin tinggi selama berbulan-bulan. “Latihan yang berlangsung saat ini bukan sekadar tahap awal, tetapi pemantapan menjelang keberangkatan. Ini adalah hasil dari dedikasi dan ketekunan mereka,” ujarnya.


Lebih jauh, Maigus Nasir menegaskan bahwa dukungan Pemko Padang terhadap seni qasidah adalah bagian integral dari visi Wali Kota Padang, Fadly Amran, melalui program unggulan Padang Juara. “Membina seni qasidah bukan hanya tentang kemenangan di ajang lomba, tetapi juga tentang menanamkan nilai agama dan budaya dalam setiap langkah generasi muda. Kita ingin Padang dikenal sebagai kota yang kokoh berlandaskan iman dan kearifan lokal,” tambahnya.


Kehadiran Ketua Umum DPW Lembaga Seni Qasidah Indonesia (LASQI) Sumbar, Buya Zulatif, bersama Camat Pauh dan Lurah Pisang, menunjukkan dukungan penuh bagi perjuangan tim. Maigus Nasir berharap, Tim Qasidah Kota Padang tidak hanya membawa prestasi, tetapi juga menjadi inspirasi bagi masyarakat untuk terus melestarikan seni qasidah sebagai warisan budaya dan ruh spiritual.


Sebanyak 25 orang, yang terdiri dari anggota tim dan official, siap membawa nama Kota Padang ke tingkat nasional. Latihan demi latihan yang penuh kesungguhan ini menjadi bukti nyata bahwa setiap nada qasidah bukan sekadar lagu, melainkan cerminan semangat, disiplin, dan kecintaan terhadap agama dan budaya.


“Kita ingin pembinaan tim qasidah ini menjadi program tahunan, bukan bersifat dadakan. Dengan begitu, generasi muda Padang akan terus terhubung dengan akar budaya dan nilai-nilai spiritual,” pungkas Maigus Nasir. (Dioni)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar