Sumbarmaju.com, Bukittinggi, 5 Oktober 2025 — Prestasi membanggakan kembali diraih oleh Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Kota Bukittinggi. Dua siswa berprestasi, Fauzan Arsyaq dan Muhammad Daffa Abqori, sukses menembus 25 besar terbaik nasional kategori Robot Karya Inovasi dalam ajang bergengsi Kompetisi Robotik Madrasah (KRM) 2025.
Lebih membanggakan lagi, Tim Robotic MAN 1 Kota Bukittinggi menjadi satu-satunya wakil dari Provinsi Sumatera Barat yang berhasil lolos ke babak kualifikasi online tingkat nasional. Capaian ini menjadi bukti bahwa madrasah juga mampu melahirkan generasi kreatif dan inovatif di bidang teknologi modern.
Kepala MAN 1 Kota Bukittinggi, Zulfadli Alfa, S.Pd., M.Pd., menyampaikan rasa bangganya atas keberhasilan tersebut.
> “Prestasi ini menunjukkan bahwa siswa madrasah mampu bersaing di era teknologi. Kami terus mendorong peserta didik untuk berpikir kreatif, berinovasi, dan tetap berpegang pada nilai-nilai religius yang menjadi fondasi madrasah,” ujarnya penuh semangat.
Menurut Zulfadli Alfa, pencapaian ini tidak lepas dari bimbingan para guru, dukungan sekolah, serta dedikasi tinggi para siswa dalam mengembangkan robot berbasis karya inovatif yang aplikatif dan visioner.
Kompetisi Robotik Madrasah merupakan ajang bergengsi yang digelar oleh Kementerian Agama Republik Indonesia, mempertemukan karya-karya terbaik siswa madrasah dari seluruh Indonesia. Melalui ajang ini, peserta didik ditantang untuk menunjukkan kemampuan mereka dalam sains, teknologi, dan rekayasa robotika.
Dengan semangat juang dan tekad kuat, Fauzan Arsyaq dan Muhammad Daffa Abqori telah membuktikan bahwa madrasah bukan hanya tempat menimba ilmu agama, tetapi juga ruang lahirnya inovator masa depan.
Mari kita kirimkan doa dan dukungan terbaik untuk Tim Robotic MAN 1 Kota Bukittinggi — generasi madrasah inspiratif yang siap mengharumkan nama Sumatera Barat dan Indonesia di kancah nasional maupun internasional! (Dioni)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar