Sumbarmaju.com _ Akses jalan yang menghubungkan Kecamatan Matur dengan Padang Lua melalui Sungai Landia, Kecamatan IV Koto, lumpuh akibat tertutup material longsor.
Longsor yang menutupi seluruh badan jalan tersebut terjadi di depan Mushala Al-Mubarak, Sungai Landia.
Material longsor berupa timbunan tanah dengan panjang sekitar 10–15 meter menyebabkan jalur tersebut tidak dapat dilalui kendaraan maupun masyarakat.
Pantauan Tim di lapangan, kondisi ini menghambat aktivitas warga dan arus transportasi antar wilayah.
Bupati Agam, Ir. H. Benni Warlis, M.M., Dt. Tan Batuah, meninjau langsung lokasi longsor saat dalam perjalanan menuju Nagari Balingka untuk meninjau kegiatan gotong royong di Kantor Wali Nagari Balingka, Kecamatan IV Koto, Minggu (4/1/2026).
Saat berada di lokasi, Bupati Agam menjelaskan bahwa longsor tersebut menutup badan jalan secara total sehingga aktivitas masyarakat terganggu.
“Pagi ini kita dalam perjalanan menuju Balingka melalui Sungai Landia, namun akses jalan tertutup material longsor dan tidak bisa dilewati. Untuk itu, kita akan segera mengupayakan bantuan alat berat dari Pemerintah Provinsi Sumatera Barat karena ruas jalan ini berada di bawah kewenangan provinsi,” ungkap Bupati Agam kepada Tim.
Ia berharap penanganan dapat dilakukan secepat mungkin agar akses transportasi dan aktivitas masyarakat dapat kembali normal.
Sementara itu, Bupati Agam juga mengimbau pengguna jalan untuk sementara waktu menggunakan jalur alternatif.
“Untuk sementara, kami mengimbau pengguna jalan agar memutar melalui jalur Panta untuk menuju Bukittinggi,” tambahnya.
Pemerintah Kabupaten Agam terus berkoordinasi dengan pihak terkait guna mempercepat penanganan longsor serta memastikan keselamatan masyarakat di sekitar lokasi terdampak.
Usai meninjau lokasi longsor, Bupati Agam bersama rombongan melanjutkan perjalanan menuju Nagari Balingka melalui jalur Panta.( Syafrianto )


Tidak ada komentar:
Posting Komentar