Agam, Sumbarmaju. Com— Kepedulian dan kekompakan masyarakat serta perantau Simaung Lariang Nagari Nan Tujuah Kecamatan Palupuh Kabupaten Agam Sumatera Barat kembali terbukti.
Perbaikan ruas jalan Kampung Pili–Durian Gonjo–Padang Manggih yang sempat terputus akibat longsor, berhasil diselesaikan secara swadaya melalui gotong royong dan dukungan donasi masyarakat baik berupa dana dan bahan bangunan seperti pasir, krekel dan sebagian batu juga dari sungai.
Tokoh masyarakat Simaung Lariang, Syafril Dt. Rajo Api, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam perbaikan jalan tersebut. Ia menyebutkan, perbaikan dilakukan dalam dua tahap dan rampung pada Senin, 26 Januari 2026.
“Alhamdulillah, dua tahap perbaikan jalan Durian Gonjo telah selesai dilaksanakan. Ini berkat kebersamaan masyarakat, perantau, para donatur, tukang, hingga ibu-ibu yang menyiapkan konsumsi,” ujar yang biasa disapa Nyiak Api ini.
Perbaikan jalan dilakukan melalui goro masyarakat dan pekerjaan tukang, meliputi pelebaran badan jalan serta pengedaman saluran air berbentuk U, sehingga jalur yang sebelumnya tidak bisa dilalui kendaraan roda empat, kini kembali dapat difungsikan.
Berdasarkan laporan keuangan yang disampaikan, total pengeluaran kegiatan perbaikan jalan mencapai puluhan juta rupiah, Sementara total sumbangan yang berhasil dihimpun, baik berupa dana maupun bahan bangunan telah digunakan, sehingga seluruh pembelian bahan dan upah kerja telah lunas.
“Dengan selesainya pengerjaan ini, dapat kami sampaikan bahwa tidak ada hutang dan tidak ada sisa kas. Pekerjaan selesai dan pengumpulan donasi resmi ditutup,” jelasnya.
Nyiak Api menambahkan, beberapa hari ke depan setelah kondisi jalan benar-benar mengeras, ruas jalan tersebut dapat kembali dilalui kendaraan roda empat dan aktivitas masyarakat dapat berjalan normal seperti biasa.
Atas nama masyarakat Simaung Lariang, ia menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi. Menurutnya, keberhasilan ini merupakan hasil kerja sama lintas lapisan masyarakat dan perantau yang patut menjadi contoh dalam pengabdian kepada nagari.
“Semoga segala bantuan dan tenaga yang diberikan menjadi amal ibadah, diberi kesehatan, kelapangan rezeki, serta keberkahan bagi keluarga,” tutupnya.(Syafrianto)
Senada dengan yang disampaikan Nyiak Api, Ibu Nurmida salah satu perantau Simaung Lariang yang domisili di Kota Padang, menambahkan:" mengucapkan terimakasih kepada donatur, kaum suku Tanjung Durian Gonjo yang telah mewakafkan tanah untuk pelebaran jalan dan semua pihak yang telah berpartisipasi baik yang di kampung dan yang di rantau, melalui pesan WhatsApp nya.



Tidak ada komentar:
Posting Komentar