PDEI Sumbar Kunjungi Agam, Fokus Layanan Kesehatan dan Trauma Healing.

PDEI Sumbar Kunjungi Agam, Fokus Layanan Kesehatan dan Trauma Healing.

Redaksi

Sumbarmaju.com– Bupati Agam yang diwakili Asisten III Sekretariat Daerah Kabupaten Agam, Syatria, sambut kunjungan Persatuan Dokter Emergensi Indonesia (PDEI) Sumatera Barat di Posko Utama Balairung Rumah Dinas Bupati Agam, Lubuk Basung, Sabtu (10/1/2026).

Dalam penyambutan tersebut, Syatria didampingi Kepala Bidang Pelayanan dan Rehabilitasi Sosial, Hasneril, SE, serta Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Agam, Endrisasman.


Pada kesempatan itu, Syatria menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada jajaran PDEI Sumatera Barat beserta seluruh pihak yang terlibat atas kepedulian dan kontribusinya dalam membantu masyarakat Kabupaten Agam.

Menurutnya, kehadiran tim medis sangat berarti, khususnya bagi masyarakat yang terdampak bencana.


“Pemerintah Kabupaten Agam mengucapkan terima kasih atas perhatian dan bantuan yang diberikan. Kehadiran para tenaga kesehatan ini tidak hanya membantu dari sisi medis, tetapi juga memberikan dukungan moril bagi masyarakat,” ujar Syatria.


Rombongan PDEI Sumatera Barat dipimpin oleh dr. Pom Harry Satria, Sp.OG. Ia menyampaikan bahwa kegiatan yang dilaksanakan di Kabupaten Agam berlangsung selama dua hari.



Pada hari ini sambungnya, fokus kegiatan diarahkan pada pelayanan kesehatan serta trauma healing bagi masyarakat di lokasi terdampak bencana.


“Pelaksanaan kegiatan ini melibatkan berbagai pihak, di antaranya Persatuan Dokter Emergensi Indonesia Wilayah Sumatera Barat, Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Agam, serta Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) Sumatera Barat,” ujar dr. Harry.


Ia menambahkan, tim medis juga membawa sejumlah obat -obatan dan peralatan pendukung untuk menunjang pelayanan di lapangan, guna memastikan kondisi kesehatan masyarakat tetap terjaga.


Lebih lanjut, setelah seluruh rangkaian kegiatan selesai dilaksanakan, pihaknya berencana melakukan ekspos sebagai bahan evaluasi kesiapan tanggap bencana.


Hal tersebut bertujuan agar Sumatera Barat, khususnya Kabupaten Agam, semakin sigap dan responsif dalam menghadapi potensi bencana ke depan.-"(Syafrianto)

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar