Sumbarmaju. Com, Koto Baru, Kab. Solok - Awal tahun 2026 menjadi momentum bersejarah bagi MTsN 2 Solok (MTsN Koto Baru). Madrasah ini sukses menorehkan prestasi perdana tingkat Provinsi Sumatera Barat dengan meraih Juara 1 Lomba Film Pendek Tingkat Tsanawiyah se-Sumbar dalam rangka Hari Amal Bakti (HAB) Kementerian Agama ke-80.
Prestasi gemilang tersebut diraih melalui film berjudul “Amal yang Terlupa”, karya siswa-siswi MTsN 2 Solok yang tergabung dalam Lensa 2 Creative Work, dan diumumkan secara resmi pada acara Tasyakuran HAB ke-80 Kementerian Agama di Aula Amal Bhakti Kanwil Kemenag Sumbar, Rabu (7/1/2026).
Keberhasilan ini disambut penuh rasa syukur oleh Kepala MTsN 2 Solok, Erdinal, S.Ag, yang menyebut pencapaian tersebut sebagai hadiah terindah di awal tahun sekaligus tonggak sejarah baru bagi madrasah.
Erdinal mengucapkan “Alhamdulillah, selamat dan terima kasih kepada seluruh pemain dan kru Lensa 2 Creative Work. Karya ini telah menggemakan nama MTsN 2 Solok di tingkat Sumatera Barat. Ini adalah kebanggaan kita semua,” ujarnya.
Menurutnya, capaian ini bukan sekadar kemenangan lomba, melainkan bukti bahwa siswa madrasah mampu bersaing dan unggul di bidang kreatif berbasis seni dan teknologi.
“Ini adalah prestasi perdana MTsN 2 Solok di tahun 2026. Kami berharap akan terus lahir prestasi-prestasi lainnya dari anak-anak hebat dan guru-guru luar biasa,” tambahnya optimistis.
Prestasi ini juga mendapat apresiasi dari Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Solok, yang menilai kemenangan tersebut sebagai pelecut semangat lahirnya prestasi lain sepanjang 2026. Ia menegaskan bahwa film merupakan medium strategis dalam pengembangan kreativitas generasi muda madrasah.
“Film adalah perpaduan seni dan teknologi yang sedang berkembang pesat. Madrasah harus menjadi bagian dari arus ini dan menjadikannya sebagai ladang prestasi menuju Madrasah Berprestasi Mendunia,” ungkapnya.
Sementara itu, Ririn Fransica, S.Pd, guru pembimbing sekaligus penggerak utama di balik layar film “Amal yang Terlupa”, menyampaikan rasa syukur mendalam atas keberhasilan anak didiknya. “Ini adalah karya yang lahir dari keikhlasan dan kerja tim. Anak-anak tetap berkarya di tengah keterbatasan, rela mengorbankan waktu libur, tenaga, dan rasa demi satu karya yang bermakna,” tutur Ririn.
Film ini diperankan oleh siswa-siswi MTsN 2 Solok, yakni Ahsanul Zikra, Bima Arya Prakoso, M. Rizky, Khaira Tunisa, Raysa Riza Aprilia, Khaira Thalita Azmi, Akif Attayal Huda, Rahmi Kurnia Edma, Haikal Dwi Afza, M. Alif Alfajril, Puti Afiqah Yumna, dan Halimah Hamsyah, dengan dukungan penuh dari anggota OSIM MTsN 2 Solok.
Ririn juga menyampaikan apresiasi kepada berbagai pihak yang turut berkontribusi, di antaranya Susi Bastini sebagai pemeran pendukung, Zulfadhillah, S.Sn selaku tandem pembimbing, serta Ikhwanul Fajri, S.Pd (Founder Mecca Medina Production) yang memberikan pendampingan dan membangun kepercayaan diri siswa selama proses produksi.
“Karya ini membuktikan bahwa ketika niat baik, kerja tim, dan keikhlasan dipertemukan, maka lahirlah prestasi yang tidak hanya membanggakan, tetapi juga sarat makna,” pungkas Ririn. Prestasi ini menegaskan bahwa madrasah tidak hanya unggul dalam pendidikan keagamaan, tetapi juga mampu melahirkan generasi kreatif yang siap bersaing dan berprestasi di era digital. (A.R)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar