Hari Ketiga Pesantren Ramadhan, Siswa MTsN Dua Solok Dalami Shalat.

Hari Ketiga Pesantren Ramadhan, Siswa MTsN Dua Solok Dalami Shalat.

Redaksi

Solok, SumbarMaju.com – Hari ketiga Pesantren Ramadhan khusus kelas IX di MTsN Dua Solok berlangsung khidmat pada Rabu (25/2/2026). 

Kegiatan diawali dengan tadarus Al-Qur’an, di mana siswa berhasil menyelesaikan Juz 7 dengan penuh semangat. Suasana pagi yang tenang dan tertib menjadi momen refleksi bagi para siswa sebelum mengikuti materi keagamaan.


Acara kemudian dilanjutkan dengan penyampaian materi oleh Ustazah Arliza Wati, S.Ag, yang membahas pentingnya shalat. 

Ustazah menjelaskan bahwa shalat secara bahasa berarti doa, sedangkan menurut istilah syariat, shalat adalah ibadah kepada Allah SWT berupa ucapan dan gerakan tertentu yang dimulai dengan takbiratul ihram dan diakhiri dengan salam, sesuai dengan rukun dan syarat yang telah ditentukan. Shalat disebut sebagai tiang agama dan ibadah pertama yang akan dihisab pada hari kiamat.


Dalam kesempatan itu, Kepala Sekolah Erdinal, S.Pd memberikan sambutan dan motivasi kepada siswa. 

Ia menekankan bahwa kegiatan Pesantren Ramadhan bukan sekadar rutinitas, tetapi bagian penting dari pembentukan karakter dan pemahaman agama.


 “Shalat adalah pondasi utama dalam kehidupan seorang muslim. Melalui kegiatan ini, kami berharap siswa tidak hanya tahu gerakan dan bacaan, tetapi juga memahami makna dan hikmah setiap ibadah yang dilakukan,” ujar Erdinal. Ia menambahkan bahwa sekolah berkomitmen untuk terus mendampingi siswa dalam menanamkan nilai-nilai keagamaan sekaligus membangun disiplin dan tanggung jawab.


Ustazah Arliza juga memaparkan hukum shalat, mulai dari shalat fardhu yang wajib dilaksanakan setiap muslim baligh, hingga shalat sunnah yang dianjurkan untuk menambah pahala.


 Ia mengingatkan bahwa meninggalkan shalat fardhu termasuk dosa besar, sedangkan shalat sunnah jika dikerjakan mendapat pahala, tapi jika ditinggalkan tidak berdosa. Contoh shalat fardhu yang disampaikan adalah Subuh (2 rakaat), Zuhur (4 rakaat), Asar (4 rakaat), Maghrib (3 rakaat), dan Isya (4 rakaat). Sedangkan shalat sunnah seperti rawatib, dhuha, tahajud, dan witir.


Selain itu, siswa juga diajarkan tata cara shalat secara lengkap, mulai dari niat, takbiratul ihram, membaca Al-Fatihah, ruku’, i’tidal, sujud, duduk di antara dua sujud, hingga salam. Setiap gerakan diiringi dengan doa dan bacaan yang harus dipahami dan dilafalkan dengan benar. Siswa juga diberi penekanan pada syarat sah shalat, antara lain beragama Islam, sudah baligh dan berakal, suci dari hadas dan najis, menutup aurat, menghadap kiblat, serta masuk waktu shalat.


Sejumlah siswa terlihat serius mencatat dan sesekali bertanya mengenai gerakan dan bacaan shalat. Beberapa siswa bahkan berlatih langsung di tempat duduk mereka untuk memastikan gerakan sudah sesuai. 


“Kegiatan ini membuat kami lebih mengerti tentang shalat, bukan hanya menghafal gerakan,” kata salah seorang peserta.


Kegiatan Pesantren Ramadhan di MTsN Dua Solok ini menunjukkan perpaduan antara pembelajaran agama yang mendalam dan penguatan karakter.


 Dengan bimbingan ustazah dan arahan Kepala Sekolah, siswa diharapkan mampu mengamalkan shalat secara sempurna, memahami hikmah di balik setiap ibadah, dan menjadi generasi yang disiplin serta taat beragama.

( Yef)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar