Padang | SumbarMaju.com — Menjelang datangnya bulan suci Ramadhan, Ketua Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Asosiasi Guru Pendidikan Agama Islam Indonesia (AGPAII), Rimelfi, S.Pd.I., MM., M.Pd., menekankan pentingnya edukasi ibadah puasa serta pemahaman tentang qadha puasa, khususnya bagi siswi di lingkungan sekolah, Kamis, 5/2/2027
Rimelfi menyampaikan bahwa ibadah puasa Ramadhan hukumnya wajib bagi setiap muslim dan muslimah yang telah baligh serta memenuhi syarat. Namun demikian, terdapat ketentuan khusus bagi perempuan, yakni ketika mengalami haid dan nifas, di mana siswi tidak diperbolehkan menjalankan puasa.
“Puasa yang ditinggalkan karena haid atau nifas tidak berdosa, namun tetap menjadi kewajiban untuk diqadha pada hari lain setelah bulan Ramadhan,” ujar Rimelfi.
Ia menjelaskan, qadha puasa dilakukan sesuai dengan jumlah hari yang ditinggalkan. Tata caranya sama seperti puasa Ramadhan, yakni diawali dengan niat di malam hari dan menahan diri dari segala hal yang membatalkan puasa sejak terbit fajar hingga terbenam matahari.
Menurutnya, qadha puasa dianjurkan untuk disegerakan dan diselesaikan sebelum datangnya Ramadhan berikutnya. Hal ini penting agar kewajiban ibadah tidak tertunda dan dapat dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab.
Rimelfi menilai, pemahaman tentang puasa dan qadha puasa perlu diberikan secara sistematis melalui mata pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) di sekolah. Dengan demikian, siswi tidak hanya mengetahui hukum puasa, tetapi juga memahami tanggung jawab ibadah setelah memiliki uzur syar’i.
“Edukasi ini harus disampaikan dengan bahasa yang baik, santun, dan mendidik, sehingga siswi memahami bahwa haid dan nifas merupakan ketentuan Allah SWT, dan qadha puasa adalah bentuk ketaatan setelahnya,” jelasnya.
Selain peran guru, Rimelfi juga menekankan pentingnya peran orang tua, khususnya ibu, dalam membimbing siswi di rumah, termasuk dalam mencatat dan melaksanakan qadha puasa secara tertib.
Ia berharap, melalui edukasi yang berkelanjutan dan sinergi antara sekolah serta keluarga, para siswi dapat menyambut bulan suci Ramadhan dengan kesiapan ilmu dan pemahaman ibadah yang baik, serta tumbuh menjadi generasi muslimah yang taat dan bertanggung jawab.( Yef)


Tidak ada komentar:
Posting Komentar