Empat Pengawas dan Kepala Sekolah Hebat Provinsi Sumbar Laksanakan LDP di MIS Tobo Malalak

Empat Pengawas dan Kepala Sekolah Hebat Provinsi Sumbar Laksanakan LDP di MIS Tobo Malalak

Redaksi

MALALAK, sumbarmaju.com - Empat orang Pengawas Sekolah dan Kepala Sekolah hebat provinsi Sumatera Barat kunjungi Madrasaah Ibtidaiyah Swasta (MIS) Toboh Malalak Timur dalam rangka kegiatan Layanan Dukungan Psikososial (LDP) bagi anak terdampak bencana yang terjadi November 2025 lalu.

Empat pengawas dan kepala sekolah hebat provinsi Sumatera Barat bergabung dalam Tim Psikososial anak adalah Fitridiah, M.Pd. pengawas provinsi, Rahmawati, MM, kepsek SD 10 Sungai Sapiah Padang, Nofrizal, M.Pd. kepala sekolah SMK Pratama dan Titik Susiani, M.Pd. pengawas provinsi selaku ketua tim berkunjung ke MIS Toboh Malalak kabupaten Agam.


Layanan Dukungan Psikososial adalah semacam kegiatan pascabencana bagi masyarakat terdampak bencana untuk memulihkan trauma emosional dan sosial penyintas bencana.

LDP bertujuan mengembalikan fungsi sosial dan meningkatkan kesejahteraan mental melalui aktivitas terapeutik, permainan, dan pendampingan, kata Titik Susiani selaku ketua tim.


Disebutkan Titik Susiani, kegiatan LDP membawa bantuan dari BMPS Sekolah Swasta, berupa pakaian Pramuka sebanyak 19 stel bagi murid yang sama sekali terisolir dan menyerahkan 89 paket bantuan dari FKKS Jawa Barat, serta diisi dengan berbagai permainan menarik dalam meningkatkan kesejahteraan mental melalui aktivitas terapeutik, permainan, dan pendampingan.


Kepala MIS Toboh menyebutkan bahwa sekolah terkena dampak bencana galodo dan banjir bandang yang terjadi akhir November 2025 yang lalu, dimana MIS Toboh yang terdampak 2 lokal 1 gudang terendam lumpur, ruang Pustaka semua buku hancur dan alat-alat pramuka rusak, 2 meja pingpong punah dan 20 pasang meja dan kursi rusak.


Dari data rumah ada rumah yang hilang dan rusak dan 1 anak meninggal akibat terjangan air bah yang membawa material longsor saat itu.


Dilaporkan kepala MIS Toboh Miranti, jumlah murid 89 orang, guru 12 orang, demikian ditambahkannya.(Yun.S)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar