Sumbarmaju. com_Komandan Kodim 0304/Agam, Letkol Inf Slamet Dwi Santoso, S.I.P., menghadiri kegiatan Video Conference (Vicon) Launching 200 Titik Jembatan Garuda yang dipimpin langsung oleh Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) serta diikuti dengan sesi interaksi bersama Presiden Republik Indonesia.
Kegiatan tersebut dilaksanakan di lokasi Jembatan Armco yang berada di Nagari Sungai Batang, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kapolsek Tanjung Raya AKP Muzakar, Pasiter Kodim 0304/Agam Kapten Inf Musafri Siregar, Danramil 05/Tanjung Raya Kapten Inf Dalga, perwakilan Kejaksaan Negeri Agam Yayan, Sekretaris Nagari Sungai Batang Ade Candra beserta perangkat nagari, Jorong Nagari Sungai Batang Fitri Yeni, serta para kepala jorong di Nagari Sungai Batang.
Dalam sambutannya, Kepala Staf Angkatan Darat menyampaikan bahwa pembangunan jembatan merupakan salah satu program prioritas TNI AD untuk membantu masyarakat. Saat ini terdapat sekitar 7.000 titik jembatan yang menjadi target pembangunan, dan sebanyak 218 jembatan telah selesai dikerjakan. Diharapkan seluruh pembangunan tersebut dapat rampung pada awal tahun depan.
Selain pembangunan jembatan, TNI AD juga melaksanakan program pembangunan fasilitas air bersih dengan target 454 sumur serta 772 unit MCK. Untuk sektor pendidikan, terdapat 267 unit sekolah yang menjadi sasaran pembangunan dan ditargetkan selesai pada bulan Oktober, sedangkan untuk wilayah yang terdampak bencana diharapkan dapat diselesaikan pada bulan Agustus.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penayangan video kegiatan TNI AD, sebelum akhirnya Presiden Republik Indonesia memberikan sambutan secara langsung melalui video conference.
Dalam sambutannya, Presiden RI menyampaikan apresiasi kepada prajurit TNI atas keberhasilan menyelesaikan pembangunan 218 jembatan hanya dalam waktu sekitar dua setengah bulan. Menurut Presiden, hal tersebut merupakan prestasi luar biasa yang menunjukkan dedikasi dan kerja keras prajurit TNI dalam membantu masyarakat.
Presiden juga menegaskan bahwa pemerintah harus berani menghadapi berbagai tantangan, termasuk situasi geopolitik dunia yang tidak menentu, seperti konflik di Timur Tengah. Indonesia tetap berkomitmen untuk tidak memihak serta menghormati seluruh agama dan ras di dunia.
Selain itu, Presiden juga mengingatkan pentingnya memerangi korupsi, penipuan, serta penyalahgunaan wewenang demi mewujudkan pemerintahan yang bersih dan berpihak kepada rakyat.
Di akhir sambutannya, Presiden menyampaikan terima kasih kepada prajurit TNI atas kerja keras yang telah dilakukan, khususnya dalam pembangunan jembatan yang sangat membantu masyarakat. Dengan adanya jembatan tersebut, anak-anak tidak perlu lagi menyeberangi sungai dengan risiko basah atau tenggelam saat berangkat ke sekolah. Menurut Presiden, kepentingan rakyat harus selalu menjadi prioritas utama.(Syafrianto)



Tidak ada komentar:
Posting Komentar