Hikmah Nuzulul Qur’an: Menjadikan Al-Qur’an Sebagai Pedoman dan Penerang Kehidupan.

Hikmah Nuzulul Qur’an: Menjadikan Al-Qur’an Sebagai Pedoman dan Penerang Kehidupan.

Redaksi

Kabupaten Solok, SumbarMaju.com — Momentum peringatan Nuzulul Qur’an dimaknai sebagai pengingat bagi umat Islam tentang turunnya Al-Qur’an sebagai petunjuk dan pedoman hidup bagi manusia. Hal tersebut tercermin dalam kegiatan peringatan Nuzulul Qur’an yang dilaksanakan di MTsN 4 Solok, Selasa (10/3/2026).

Kegiatan yang berlangsung dengan penuh khidmat tersebut dihadiri oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Solok, H. Dr. Zulkifli, S.Ag., CWC. Kehadiran beliau disambut hangat oleh seluruh keluarga besar madrasah serta para tamu undangan yang hadir.


Turut hadir dalam kegiatan tersebut Plt Kepala MTsN 4 Solok, Erida Yanti, S.Pd, Kepala MAN 2 Solok H. Maidison, S.Pd., M.S.H, para kepala madrasah negeri dan swasta, para Kepala Kantor Urusan Agama (KUA), serta para penyuluh agama baik ASN maupun PPPK se-Solok bagian Utara.

Dalam sambutannya, H. Dr. Zulkifli menyampaikan bahwa peringatan Nuzulul Qur’an bukan sekadar kegiatan seremonial yang dilaksanakan setiap bulan Ramadhan, melainkan momentum spiritual untuk kembali mengingat dan merenungi makna turunnya Al-Qur’an sebagai petunjuk hidup bagi umat manusia.


Ia menjelaskan bahwa Al-Qur’an diturunkan oleh Allah SWT sebagai rahmat bagi seluruh alam. Melalui wahyu yang pertama kali diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW di Gua Hira, umat manusia diberikan cahaya petunjuk yang mampu membimbing kehidupan dari kegelapan menuju terang benderang.


Menurutnya, Al-Qur’an bukan hanya kitab suci yang dibaca saat ibadah semata, tetapi merupakan pedoman hidup yang mengatur berbagai aspek kehidupan manusia, mulai dari akhlak, pendidikan, kehidupan sosial, hingga cara membangun peradaban yang berlandaskan nilai-nilai kebaikan.


“Kita memperingati Nuzulul Qur’an agar tidak sekadar membaca ayat-ayatnya, tetapi juga memahami maknanya serta mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari. Al-Qur’an harus hadir dalam hati, pikiran, dan perbuatan kita,” ujar H. Dr. Zulkifli.


Sementara itu, Kasi Bimas Islam Kemenag Kabupaten Solok, Rinaldi, dalam tausiyahnya menyampaikan bahwa peristiwa Nuzulul Qur’an merupakan salah satu momentum besar dalam sejarah Islam yang menandai dimulainya turunnya wahyu Allah kepada Nabi Muhammad SAW.


Ia menjelaskan bahwa Al-Qur’an merupakan sumber petunjuk hidup yang sempurna bagi umat manusia. Oleh karena itu, umat Islam tidak hanya dituntut untuk membacanya, tetapi juga memahami kandungan serta mengamalkan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya dalam kehidupan sehari-hari.


“Al-Qur’an harus menjadi pedoman hidup umat Islam. Jika nilai-nilai Al-Qur’an benar-benar kita jadikan pegangan, maka kehidupan akan lebih terarah, penuh keberkahan, dan membawa kebaikan bagi diri sendiri maupun masyarakat,” ungkap Rinaldi.


Dalam kesempatan tersebut juga dilakukan penyerahan bantuan dari Kementerian Agama kepada ASN yang terdampak musibah, sebagai bentuk kepedulian dan solidaritas dari keluarga besar Kementerian Agama terhadap sesama pegawai yang sedang mengalami kesulitan.


Sementara itu, Plt Kepala MTsN 4 Solok, Erida Yanti, S.Pd, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kehadiran Kepala Kemenag Kabupaten Solok beserta seluruh tamu undangan yang telah meluangkan waktu untuk menghadiri kegiatan tersebut.


Ia berharap melalui peringatan Nuzulul Qur’an ini para siswa semakin termotivasi untuk mencintai, mempelajari, serta mengamalkan ajaran Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari, sehingga mampu menjadi generasi yang berakhlak mulia dan berlandaskan nilai-nilai Islam.


Kegiatan berlangsung dengan suasana religius dan penuh kekeluargaan, serta ditutup dengan doa bersama yang mengingatkan pentingnya menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup dalam membangun pribadi yang lebih baik di lingkungan keluarga, sekolah, maupun masyarakat.

(Yef)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar