Kinari. Solok. SumbarMaju. Com — Ketua DPRD Kabupaten Solok, Ivoni Munir, S.Farm., Apt., hadir dalam tradisi “Mengunci Shaum” Ramadhan 1447 H yang digelar di Masjid Nurul Yaqin, Sawah Baruah, Nagari Kinari, Kecamatan Bukit Sundi, Sabtu (14/03/2026).
Kegiatan tersebut juga dihadiri oleh Wakil Bupati Solok H. Candra, S.H.I., tokoh masyarakat, pengurus masjid, dan jamaah setempat, yang ikut meramaikan suasana kebersamaan dan keakraban selama acara.
Acara dimulai dengan berbuka puasa bersama, dilanjutkan shalat Maghrib berjamaah, dan makan malam yang berlangsung hangat, menjadi momen akrab antara masyarakat, Ketua DPRD, dan Wakil Bupati Solok.
Dalam sambutannya, Ketua DPRD Kabupaten Solok Ivoni Munir menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya tradisi “Mengunci Shaum” di Nagari Kinari.
Ia menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan tradisi tahunan yang menjadi bagian dari semangat kebersamaan masyarakat dalam menyambut Idul Fitri.
“Tradisi Mengunci Shaum ini bukan hanya sekadar berbuka puasa bersama, tetapi juga momentum untuk mempererat silaturahmi dan memperkuat rasa kebersamaan antarwarga. Semoga setiap kesempatan seperti ini dapat kita manfaatkan untuk saling memaafkan dan memperkuat ukhuwah di tengah masyarakat,” ujar Ivoni Munir.
Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk terus melestarikan tradisi ini agar nilai-nilai keagamaan dan kebersamaan tetap terjaga dari generasi ke generasi.
Sementara itu, Wakil Bupati Solok H. Candra, S.H.I., menyampaikan salam dari Bupati Solok Jon Firman Pandu, yang berhalangan hadir karena menjalankan agenda Safari Ramadhan di Kecamatan Danau Kembar. Wabup juga memohon maaf karena tidak dapat mengikuti seluruh rangkaian kegiatan hingga shalat Tarawih.
Wabup menekankan bahwa tradisi ini bukan sekadar menahan lapar dan dahaga, tetapi juga sarana membersihkan hati melalui saling memaafkan.
Ia mengutip hadits Rasulullah SAW:
"Barang siapa berpuasa Ramadhan karena iman dan mengharap pahala dari Allah, maka akan diampuni dosa-dosanya yang telah lalu."
“Tradisi Mengunci Shaum ini penting untuk dilestarikan. Namun yang paling utama adalah memanfaatkan momentum ini untuk memperkuat silaturahmi dan saling memaafkan,” ujar Wabup.
Acara turut dihadiri mantan anggota DPRD Payuang Putiah, pengurus masjid, ulama nagari, BPN, Angku-Angku, Niniak Mamak, Cadiak Pandai, Bundo Kanduang, serta seluruh masyarakat Kinari yang mengikuti kegiatan dengan penuh kekeluargaan.( Yef)


Tidak ada komentar:
Posting Komentar