MTsN 2 Solok Perkuat Pemahaman Ibadah Shalat Lewat Pesantren Ramadhan.

MTsN 2 Solok Perkuat Pemahaman Ibadah Shalat Lewat Pesantren Ramadhan.

Redaksi

Solok, SumbarMaju.com — MTsN 2 Solok terus memperkuat pendidikan karakter religius peserta didik melalui kegiatan Pesantren Ramadhan. Memasuki pekan kedua, kegiatan difokuskan bagi siswa kelas VIII dan berlangsung khidmat pada Senin, 2 Maret 2026.

MTsN 2 Solok Perkuat Pemahaman Ibadah Shalat Lewat Pesantren Ramadhan. 

Sementara itu, siswa kelas IX telah lebih dahulu menyelesaikan rangkaian Pesantren Ramadhan pada pekan sebelumnya dan kembali mengikuti proses pembelajaran seperti biasa. Meski demikian, pembiasaan ibadah tetap menjadi rutinitas yang dijalankan seluruh siswa setiap hari.


Kegiatan diawali dengan pelaksanaan shalat dhuha berjamaah, kemudian dilanjutkan dengan tadarus Al-Qur’an hingga satu juz. Setelah rangkaian ibadah tersebut, siswa mengikuti penyampaian materi keagamaan yang telah dijadwalkan selama bulan suci Ramadhan.

Pada kesempatan itu, materi disampaikan oleh Bapak Hasan Basri, S.Ag, yang mengangkat tema tentang shalat. Dalam pemaparannya, ia menjelaskan bahwa shalat merupakan ibadah wajib yang menjadi tiang agama dan sarana komunikasi antara hamba dengan Allah SWT.


Hasan Basri juga menguraikan rukun-rukun shalat yang harus dipenuhi agar ibadah tersebut sah, mulai dari niat, berdiri bagi yang mampu, takbiratul ihram, membaca Surah Al-Fatihah, ruku’, i’tidal, sujud, duduk di antara dua sujud, tasyahud akhir, membaca shalawat Nabi, salam, hingga tertib. Para siswa diajak untuk memahami dan menghafal rukun tersebut agar pelaksanaan shalat sesuai dengan tuntunan syariat.


Selain itu, ia menjelaskan beberapa hal yang dapat membatalkan shalat, seperti berbicara dengan sengaja, makan dan minum, banyak bergerak tanpa kebutuhan, tertawa terbahak-bahak, serta hilangnya wudhu. Materi disampaikan dengan bahasa sederhana sehingga mudah dipahami oleh para siswa.


Kepala MTsN 2 Solok, Erdinal, S.Pd., saat dikonfirmasi oleh awak media SumbarMaju.com, menegaskan bahwa penguatan materi shalat sangat penting dalam membentuk karakter siswa. Menurutnya, shalat adalah tiang agama yang menjadi ukuran kualitas keimanan seseorang.


Ia berharap melalui Pesantren Ramadhan ini, siswa tidak hanya memahami teori tentang shalat, tetapi juga mampu mengamalkannya secara disiplin dan konsisten dalam kehidupan sehari-hari.

(Yef)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar