Kabupaten Solok, SumbarMaju.com — Kegiatan Pesantren Ramadhan di SMAN 1 Singkarak pada Senin (10/3/2026) diisi dengan berbagai materi yang bertujuan membentuk karakter serta memperkuat akhlak para siswa selama bulan suci Ramadhan. Salah satu materi yang diberikan kepada para peserta adalah tentang “Perilaku Menyimpang dan Etika Bermedia Sosial yang Baik” yang disampaikan oleh Roza Diana, S.Kom.
Dalam pemaparannya, Roza Diana menjelaskan bahwa perkembangan teknologi digital membuat media sosial menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan generasi muda. Berbagai platform seperti Instagram, TikTok, dan Facebook kini sering digunakan oleh pelajar untuk berkomunikasi, berbagi informasi, serta mengekspresikan diri.
Namun ia mengingatkan bahwa penggunaan media sosial yang tidak bijak dapat memicu munculnya berbagai perilaku menyimpang di kalangan remaja, seperti menyebarkan informasi yang belum tentu benar, melakukan perundungan di dunia maya, hingga membuat konten yang tidak mencerminkan etika dan norma yang berlaku di masyarakat.
Menurutnya, para pelajar harus mampu menjaga jati diri dan kepribadian dalam setiap aktivitas, baik di kehidupan nyata maupun di dunia digital. Apa yang diunggah di media sosial akan mencerminkan karakter seseorang di mata publik.
Roza Diana juga menekankan bahwa setiap individu memiliki identitas yang harus dijaga dengan baik. Laki-laki hendaknya menunjukkan kepribadian sebagai laki-laki yang bertanggung jawab dan berakhlak baik, sementara perempuan diharapkan menampilkan kepribadian yang santun serta menjaga kehormatan diri.
“Jadikan jati diri kita sesuai dengan kodrat masing-masing. Jangan sampai perempuan menunjukkan gaya laki-laki atau sebaliknya, karena setiap orang memiliki identitas dan perannya masing-masing,” ujarnya di hadapan para siswa.
Ia juga mengingatkan para siswa agar tidak mudah terpengaruh oleh berbagai tren negatif yang berkembang di media sosial yang dapat merusak moral serta mengaburkan jati diri generasi muda.
Sementara itu, Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan Yefrimon, S.Ag menyampaikan bahwa kegiatan Pesantren Ramadhan ini menjadi salah satu upaya sekolah dalam membina karakter dan akhlak para siswa agar tetap berpegang pada nilai-nilai agama di tengah perkembangan teknologi saat ini.
Menurutnya, melalui kegiatan tersebut para siswa diharapkan mampu memahami batasan dalam bermedia sosial serta menjadikannya sebagai sarana untuk menyebarkan hal-hal positif bagi lingkungan sekitar.
“Kami berharap para siswa tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki akhlak yang baik serta mampu menjaga etika, baik di kehidupan nyata maupun di dunia digital,” ujarnya. (Yef)


Tidak ada komentar:
Posting Komentar