PERSONEL KODIM 0304/AGAM IKUTI UJIAN KENAIKAN TINGKAT PENCAK SILAT MILITER (PSM)

PERSONEL KODIM 0304/AGAM IKUTI UJIAN KENAIKAN TINGKAT PENCAK SILAT MILITER (PSM)

Redaksi

Sumbarmaju. _Sejumlah prajurit TNI dari berbagai satuan mengikuti Ujian Kenaikan Tingkat Pencak Silat Militer (PSM) dari sabuk putih menuju sabuk kuning yang dilaksanakan di Gedung Manunggal Makodim 0304/Agam, Kamis (5/03/2026)

Kegiatan tersebut diikuti oleh personel dari beberapa satuan di wilayah jajaran Kodam I/Bukit Barisan, di antaranya Kodim 0304/Agam, Kodim 0307/Tanah Datar, Zipur 2, Yonif 131/Braja Sakti, Kodim 0306/50 Kota, Kodim 0305/Pasaman, serta Kodim 0310/Sijunjung.

Pelaksanaan ujian ini diselenggarakan oleh Jasmani Kodam I/Bukit Barisan melalui Kasjasdam I/BB. Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Tommy selaku Paur Kasjasdam I/BB yang bertindak sebagai Tim Asistensi Jasdam Aswas I/BB mewakili Dankasjasdam I/BB. Selain itu, ujian juga disaksikan oleh Kasdim 0304/Agam, Rudi Saragih.

Dalam kesempatan tersebut, Lettu Kav Tommy menyampaikan bahwa pelaksanaan ujian Pencak Silat Militer merupakan bagian dari upaya memperkenalkan sekaligus melestarikan cabang olahraga bela diri khas Indonesia di lingkungan TNI.


Menurutnya, Pencak Silat Militer yang diterapkan saat ini merupakan bentuk pengenalan terhadap olahraga kearifan lokal berupa seni bela diri tradisional Indonesia yang memiliki nilai budaya sekaligus manfaat dalam pembinaan kemampuan prajurit.


Ia juga menegaskan bahwa pengembangan PSM di lingkungan TNI tidak dimaksudkan untuk menggantikan cabang olahraga bela diri militer yang telah ada sebelumnya, seperti Yongmoodo, melainkan sebagai pelengkap dalam meningkatkan kemampuan bela diri prajurit.


Sementara itu, Kasdim 0304/Agam Mayor Inf Rudi Saragih menambahkan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari program pembinaan kemampuan prajurit agar memiliki kesiapan fisik, mental, serta keterampilan bela diri yang baik dalam mendukung pelaksanaan tugas di lapangan.


Dalam ujian kenaikan tingkat tersebut, para prajurit diuji melalui berbagai materi latihan mulai dari gerakan dasar hingga teknik-teknik khusus dalam persilatan militer. Setelah berhasil menyandang sabuk kuning, para prajurit diharapkan terus meningkatkan kemampuan melalui latihan yang berkelanjutan hingga mencapai tingkat sabuk yang lebih tinggi.


Kegiatan ujian berlangsung dengan penuh semangat dan disiplin, mencerminkan komitmen prajurit TNI dalam meningkatkan kemampuan fisik, mental, serta keterampilan bela diri sebagai bagian dari kesiapan menjalankan tugas pengabdian kepada Bangsa dan Negara.(Syafrianto) 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar