Semarak Ramadan, Lapas Kelas IIB Lubuk Basung, Gelar Lomba Amaliah Ramadan.

Semarak Ramadan, Lapas Kelas IIB Lubuk Basung, Gelar Lomba Amaliah Ramadan.

Redaksi

Sumbarmaju.- Semarakkan bulan suci Ramadan, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Lubuk  Basung, gelar lomba Amaliah Ramadan. 

Adapun jenis yang diperlombakan yakni Azan, Ceramah Agama, dan Hafalan  Ayat Pendek, dan Kegiatan ini digelar di Masjid Attaubah Lapas Lubuk Basung, Senen (2/3/2026).

Kepala  Lapas Kelas IIB Lubuk Basung, Budi Suharto, Amd.IP.SH.mengatakan kegiatan ini dilaksanakan untuk manfaatkan momentum bulan Ramadan ini dengan berbagai kegiatan positif.

“Kegiatan ini dilaksanakan selama 4 hari, dan Kami ingin memanfaatkan bulan Ramadan ini dengan berbagai kegiatan positif dan Alhamdulillah Warga Binaan sangat antusias,” jelasnya.

Kepala Lapas Budi Suharto, Amd.IP.SH,kegiatan ini merupakan bagian dari pembinaan kepribadian. Ia memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Kemenag Agam dan organisasi Wahdah Islamiyah atas sinergi dan dukungan penuh dalam kegiatan ini.

“Melalui kolaborasi lintas instansi ini, diharapkan proses transformasi karakter Warga Binaan dapat berjalan lebih maksimal dan terukur melalui pendekatan keagamaan,” tandasnya.

“Saya melihat semangat yang luar biasa dari para peserta dan mereka mengikuti setiap tahapan lomba dengan sungguh-sungguh dan penuh penghayatan. 

Ini menjadi bukti bahwa mereka memiliki keinginan kuat untuk berubah menjadi pribadi yang lebih baik,” ujarnya.


Kalapas menambahkan jika lomba Amaliah Ramadan, diharapkan mampu meningkatkan pemahaman dan kemampuan di bidang keagamaan, sehingga dapat menjadi bekal berharga ketika kembali ke tengah masyarakat.


“Harapan kami sebagai juri, semoga kegiatan ini menjadi momentum bagi para warga binaan untuk memperbaiki diri, memperdalam ilmu agama, serta menumbuhkan akhlak yang lebih baik. 


Ketika mereka selesai menjalani masa pembinaan dan kembali ke masyarakat, mereka tidak hanya berubah menjadi pribadi yang lebih baik, tetapi juga menjadi individu yang berguna, memiliki kemampuan agama yang kuat, dan mampu memberikan dampak positif bagi lingkungan sekitarnya,” bebernya.


Kalapas mengapresiasi kegiatan ini menurutnya kegiatan ini bisa memberikan dampak positif bagi Warga Binaan. “Ini menjadi motivasi bagi kami Warga Binaan untuk semakin meningkatkan ilmu agama,” ujarnya. (Syafrianto)"

Tidak ada komentar:

Posting Komentar