Sholat Id Gabungan Perdana, Muhammadiyah Muaro Pinggai Perkuat Ukhuwah di Paninggahan.

Sholat Id Gabungan Perdana, Muhammadiyah Muaro Pinggai Perkuat Ukhuwah di Paninggahan.

Redaksi

Solok. SumbarMaju. Com — Untuk pertama kalinya sejak terbentuk pascabencana, ranting Muhammadiyah Muaro Pinggai menggelar Sholat Idul Fitri secara gabungan bersama jamaah di Nagari Paninggahan, Kecamatan Junjung Sirih, Kabupaten Solok, Jumat (20/03/2026).

Pelaksanaan Sholat Id ini mengikuti ketetapan Pimpinan Pusat Muhammadiyah yang menetapkan 1 Syawal 1447 Hijriah jatuh pada 20 Maret 2026. Momentum ini menjadi sangat bermakna bagi warga Muhammadiyah Muaro Pinggai yang tengah bangkit pasca bencana galodo yang melanda wilayah tersebut.


Ketua Ranting Pemuda Muhammadiyah Muaro Pinggai, Meki Hardianto, menyampaikan bahwa Idul Fitri tahun ini memiliki nuansa berbeda. Selain menjadi momen kemenangan setelah Ramadan, juga menjadi titik awal memperkuat kebersamaan dan semangat pemulihan.


“Sebagai ranting yang baru berdiri, kami merasakan betul arti kebersamaan. Idul Fitri ini menjadi momentum untuk bangkit bersama dari kondisi pascabencana,” ujarnya.


Sholat Id dilaksanakan di Surau At-Taqwa yang berlokasi di Jorong Banda Gadang, Nagari Paninggahan. 


Bertindak sebagai imam dan khatib adalah Dr. Romi Nursyam.

Dalam khutbahnya, khatib mengajak jamaah untuk kembali pada esensi ketakwaan kepada Allah SWT serta menjaga fitrah sebagai manusia. Ia menekankan bahwa dalam situasi bencana, ketakwaan tidak hanya diwujudkan melalui ibadah, tetapi juga kepedulian terhadap sesama dan lingkungan.


Menurutnya, pasca bencana galodo yang menyebabkan kerusakan lingkungan, manusia memiliki tanggung jawab untuk bangkit bersama, saling menguatkan, serta menjaga dan memelihara alam sebagai bagian dari amanah Sang Pencipta.


Sementara itu, Ketua Aisyiyah Ranting Muaro Pinggai, Vira Anggelina, menyampaikan bahwa pihaknya telah menyalurkan santunan kepada warga terdampak, khususnya mereka yang rumahnya hanyut serta anak-anak korban bencana.


“Kami terus mengajak para korban untuk memiliki semangat bangkit bersama. Berbagi apa yang kita miliki menjadi kekuatan untuk saling menguatkan,” ungkapnya.


Ia menambahkan, kebahagiaan Idul Fitri sejatinya terletak pada kepedulian dan keikhlasan dalam berbagi kepada sesama, terutama mereka yang senasib dan membutuhkan.


Usai pelaksanaan Sholat Id, kegiatan dilanjutkan dengan agenda Halal Bihalal serta safari silaturahmi antar ranting Muhammadiyah di wilayah Kecamatan Junjung Sirih. Momentum ini diharapkan semakin mempererat ukhuwah Islamiyah dan memperkuat solidaritas di tengah proses pemulihan pascabencana.( Yef)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar