Silaturahmi Jadi Energi Baru, Muhammadiyah Solok Gelar Rapat Perdana.

Silaturahmi Jadi Energi Baru, Muhammadiyah Solok Gelar Rapat Perdana.

Redaksi

Kabupaten Solok, SumbarMaju.com — Pasca Idul Fitri 1447 Hijriah, Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Solok langsung tancap gas. Bertempat di ruang Sekretariat Batutupang, Kotobaru, Selasa (24/03/2026), digelar Rapat Konsultasi Gabungan yang menjadi titik awal penguatan soliditas organisasi sekaligus ajang silaturahmi penuh makna.

Rapat ini mempertemukan jajaran PDM bersama Pimpinan Daerah ‘Aisyiyah Kabupaten Solok. Suasana hangat dan penuh kekeluargaan terasa kuat. Saling bersalaman dan bermaafan menjadi pembuka yang menegaskan bahwa kebersamaan adalah fondasi utama gerakan.


Sejumlah tokoh penting Muhammadiyah tampak hadir, di antaranya Haryanto Muhammad, H. Syafrudin Jaya Pakiah, H. Aprisno, Ir. Salherizon, Arizal Gozali, H. Musa Jalaludin, Albert Chaniago, serta H. Hendri Gustinata, SP selaku Sekretaris. Turut hadir Drs. Maqomam Mahmuda sebagai Ketua Korp Muballigh Muballighah Muhammadiyah Kabupaten Solok dan Zulherman Lenggang Sutan Wali sebagai Ketua Bidang Pengkaderan.


Dari unsur ‘Aisyiyah, hadir Sekretaris Nurhamidar, S.Pd, Nofrida, S.Pd (mantan Ketua PDA Kabupaten Solok), Husniarti selaku Ketua Majelis Lingkungan Hidup dan Kebencanaan, serta Ermisaswita sebagai Sekretaris.


Rapat dibuka oleh Haryanto Muhammad, SE dan langsung dipimpin Ketua PDM Kabupaten Solok, Buya Darman, BA.


 Dalam arahannya, ia menegaskan bahwa momentum pasca Lebaran tidak boleh berlalu tanpa arah. Justru, ini harus menjadi energi baru untuk memperkuat barisan dan mempertegas peran Muhammadiyah di tengah masyarakat.


“Silaturahmi ini bukan sekadar rutinitas. Ini adalah energi kolektif untuk memperkuat langkah, mempererat barisan, dan memastikan Muhammadiyah tetap hadir sebagai solusi,” tegasnya.


Rapat konsultasi ini tidak hanya menjadi ajang temu kangen pasca Lebaran, tetapi juga forum strategis untuk merumuskan langkah ke depan. Mulai dari penguatan kaderisasi, peningkatan dakwah, hingga peran sosial kemasyarakatan menjadi fokus pembahasan.


Dengan semangat kebersamaan yang kembali terbangun, Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah Kabupaten Solok menegaskan komitmennya untuk terus bergerak, berkontribusi, dan menjadi kekuatan moral serta sosial di tengah masyarakat. 

Silaturahmi pun tak berhenti sebagai tradisi, tetapi menjelma menjadi energi baru untuk aksi nyata.( Yef)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar