SOLOK.SumbarMaju.com – Hari kedua Pesantren Ramadhan di MTsN 2 Solok khusus untuk kelas VII berlangsung dengan penuh khidmat dan antusiasme.
Kegiatan dimulai dengan shalat dhuha dan tadarus satu juz yang dipimpin Ibuk Yuyun dan Ibuk Elmi Oktavia, diikuti seluruh siswa dengan penuh perhatian. Kegiatan ini berlangsung pada Selasa, 10/3/2026.
Materi utama pada hari ini membahas Penyelenggaraan Jenazah dalam Islam, disampaikan oleh Ustazah Yulva Nela, S.Ag dan Bapak Yulil Putra, S.Ag. Dalam penyampaiannya, kedua pemateri menekankan bahwa mengurus jenazah merupakan fardhu kifayah, yaitu kewajiban umat Islam yang harus dilaksanakan sebagian kaum muslimin. Jika kewajiban ini tidak ada yang melaksanakan, maka seluruh masyarakat berdosa.
Memandikan Jenazah, Para siswa diberikan pemahaman bahwa jenazah harus dimandikan oleh orang yang sejenis kelaminnya atau oleh mahram. Tujuan pemandian adalah membersihkan tubuh sebelum dikafani dan dishalatkan.
Tata cara yang dijelaskan antara lain: menutup aurat jenazah, membersihkan najis, mewudhukan jenazah seperti wudhu, menyiram seluruh tubuh dimulai dari kanan, dan dianjurkan menggunakan air yang dicampur daun bidara atau kapur barus.
Mengkafani Jenazah
Setelah dimandikan, jenazah dibungkus dengan kain kafan putih yang bersih.
Penjelasan detail mencakup: jenazah laki-laki biasanya menggunakan tiga lapis kain, jenazah perempuan lima lapis, dan kafan dibungkus rapi serta diikat agar tidak terbuka.
Menshalatkan Jenazah
Shalat jenazah berbeda dengan shalat biasa karena tidak ada ruku’ dan sujud, melainkan berdiri dengan empat kali takbir. Urutannya: takbir pertama membaca Al-Fatihah, takbir kedua membaca shalawat kepada Nabi Muhammad SAW, takbir ketiga doa untuk jenazah, dan takbir keempat doa kemudian salam.
Menguburkan Jenazah
Tahap terakhir adalah penguburan jenazah. Jenazah ditempatkan dalam liang lahat dengan posisi miring ke kanan menghadap kiblat. Adab yang ditekankan adalah menguburkan secepat mungkin, menimbun kubur dengan rapi, dan membacakan doa agar jenazah diampuni serta diberikan tempat terbaik di sisi Allah SWT.
Kepala Sekolah MTsN 2 Solok, Erdinal S.Ag, saat dihubungi Media SumbarMaju.com, menyampaikan bahwa praktik shalat jenazah ini sangat penting dilakukan dan dipelajari oleh siswa dan siswi. “Hadis Kullu Nafsin za Ikatul maut menyatakan bahwa setiap yang bernyawa akan mengalami kematian, tidak bisa ditunda atau diundur barang sedetik pun. Oleh karena itu, pemahaman tentang tata cara pengurusan jenazah harus dimiliki sejak dini,” ujarnya.
Ustazah Yulva Nela menambahkan, pengetahuan ini sangat penting agar siswa kelak mampu membantu masyarakat dalam mengurus jenazah sesuai syariat Islam.
Kegiatan Pesantren Ramadhan hari kedua ini diikuti dengan penuh perhatian, siswa memperhatikan setiap materi dengan seksama dan aktif bertanya, menunjukkan antusiasme yang tinggi.
Kegiatan ini tidak hanya menambah wawasan keagamaan siswa, tetapi juga menanamkan nilai tanggung jawab sosial dan kepedulian terhadap sesama, sehingga Pesantren Ramadhan MTsN 2 Solok menjadi momen pembelajaran spiritual yang berkesan.
Alhamdulillah, kegiatan hari kedua ini berlangsung sukses dan mendapatkan sambutan hangat dari siswa maupun guru pendamping.( Yef)


Tidak ada komentar:
Posting Komentar