Duka Menyelimuti Tiga Pendidik SD di Kab. Solok, AGPAII Turut Berempati.

Duka Menyelimuti Tiga Pendidik SD di Kab. Solok, AGPAII Turut Berempati.

Redaksi

Solok.SumbarMaju.com — Suasana duka menyelimuti lingkungan pendidikan di Kabupaten Solok setelah tiga orang pendidik mendapat kabar wafatnya orang tua mereka. Kabar duka tersebut turut menjadi perhatian dan kepedulian keluarga besar AGPAII (Asosiasi Guru Pendidikan Agama Islam Indonesia) Kabupaten Solok, Rabu, 29/4/2026.

Ketiga pendidik tersebut yakni Marnis dari SDN 34 Saning Bakar, Tati Husni Halim dari SDN 05 Aripan, serta Zilfiatri dari SDN 19 Koto Anau. Ketiganya tengah berduka atas kepergian orang tua masing-masing.


Bendahara AGPAII (Asosiasi Guru Pendidikan Agama Islam Indonesia) Kabupaten Solok, Yudia Fadli, S.PdI., M.Pd., menyampaikan bahwa informasi duka tersebut telah diterima dan langsung disampaikan kepada pihak terkait sebagai bentuk kepedulian organisasi.

“Alhamdulillah, sosial AGPAII Kabupaten sudah kita sampaikan kepada Marnis, Tati Husni Halim, serta keluarga Zilfiatri. Ini sebagai bentuk kebersamaan dan kepedulian kita sesama pendidik,” ujarnya.


Sementara itu, Ketua AGPAII (Asosiasi Guru Pendidikan Agama Islam Indonesia) Kabupaten Solok, Bukhari, MA., saat dihubungi awak media, menyampaikan rasa belasungkawa yang mendalam atas musibah yang dialami tiga pendidik tersebut.


“Kami atas nama keluarga besar AGPAII Kabupaten Solok turut berduka cita yang sedalam-dalamnya. Semoga almarhum orang tua dari rekan-rekan kita ini mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT, dan keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan,” ungkapnya.


Marnis, mewakili para guru yang turut berduka, juga menyampaikan ucapan terima kasih atas perhatian dan kepedulian dari AGPAII Kabupaten Solok.


“Kami sangat berterima kasih atas doa, perhatian, dan kepedulian dari AGPAII serta rekan-rekan semua. Ini menjadi penguat bagi kami di tengah suasana duka yang kami rasakan,” ungkapnya.


Ucapan belasungkawa terus mengalir dari rekan-rekan sejawat di lingkungan pendidikan Kabupaten Solok. Mereka turut merasakan duka mendalam atas musibah tersebut.

Peristiwa ini menjadi pengingat akan pentingnya saling menguatkan dan hadir di tengah sesama dalam situasi sulit.


AGPAII Kabupaten Solok menyampaikan doa terbaik agar almarhum orang tua dari ketiga pendidik tersebut mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT.

Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan, keikhlasan, dan kekuatan dalam menghadapi ujian ini. Aamiin.( Yef)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar