Agam Sumbar– Setelah melalui proses panjang, 13 nagari persiapan di Agam selangkah lagi akan ditetapkan sebagai nagari defenitif.
Ketua Tim Verifikasi Kemendagri, Andi Yuliarmiangsyah Razmi menjelaskan, setelah dilakukan verifikasi lapangan, seluruh nagari persiapan telah memenuhi syarat.
“Terkait jumlah penduduk dan dukungan sarana prasarana dari 14 desa atau nagari, yakni di 13 nagari persiapan di Kabupaten Agam, dan 1 nagari di Kabupaten Lima Puluh Kota, sudah memenuhi syarat,” kata Andi Yuliarmiangsyah Razmi.
Selanjutnya, kata Andi, akan dilakukan verifikasi akhir di Jakarta. Pemerintah Provinsi Sumatera Barat bersama tim penataan kabupaten akan menyampaikan urgensi kemudian potensi dan informasi lainnya, kenapa desa ini segera di defenitifkan.
“Untuk waktunya akan disesuaikan dari kesiapan pemerintah daerah yang dikomunikasikan dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat ke Kemendagri,” ujarnya.
Kepala Biro Pemerintahan Provinsi Sumbar, Ezenddin Zain, mengapresiasi tim Kemendagri yang sudah turun untuk melakukan verifikasi lapangan.
“Terkait masukan dari tim Kemendagri setelah rapat evaluasi, kami segera akan menindaklanjuti dengan melakukan kolaborasi,” katanya .
Selain itu, Ezenddin Zain juga mengapresiasi wali nagari dan pj walinagari persiapan sangat memberikan dukungan positif.
“Bersama tim penataan desa di kabupaten, kita akan siapkan apa saja yang menjadi perhatian untuk klarifikasi akhir di Kemendagri. Mudah- mudahan apa yang kita lakukan hari ini bisa menjawab kerinduan masyarakat agar nagari menjadi nagari defenitif,” harapnya.
Sementara itu, Sekda Agam Mhd Lutfi, mengucapkan terimakasih dan apresiasi atas kehadiran tim Kemendagri di Kabupaten Agam untuk melakukan verifikasi lapangan sekaligus bersilahturahmi.
“Semoga nagari persiapan ini bisa manjadi nagari defenitif, karena Pemkab Agam komit untuk terus meningkatkan dan memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat,” ujarnya.
Meski demikian, Sekda menekankan hasil yang telah disampaikan oleh tim verifikasi perlu disempurnakan dan perbaikan sehingga mendapat hasil yang lebih baik lagi.
Sebelumnya, Sekda Agam, Dr Mhd Lutfi bersama Tim Verifikasi Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia (Kemendagri) melakukan pertemuan di Mess Pemda Belakang, Bukittinggi, Jumat (17/4/2026).
Pertemuan itu terkait verifikasi lapangan 13 nagari persiapan di Agam.
Pertemuan dihadiri Ketua tim verifikasi Kemendagri, Andi Yuliarmiangsyah Razmi, Sekdakab Lima Puluh Kota Herman Azmar, Kepala Biro Pemerintahan dan Otonomi Daerah Provinsi Sumbar Ezenddin Zain.
Kemudian staff Ahli Bidang SDM Pemkab Agam Taslim, Staff Ahli Bidang Pemerintahan Pemkab Agam Dandi Pribadi, Asisten I Setdakab Agam Yunilson, Kepala DPMN Agam Handria Asmi, Kabag Tapem Sekdakab.Agam, camat terkait serta para wali nagari persiapan.
Ke-13 nagari persiapan tersebut di Kecamatan Lubuk Basung meliputi Parit Panjang, Kandih, Sangkir, Surabayo, dan Sungai Jariang. Di Kecamatan Palembayan terdapat Tigo Koto Silungkang Timur.
Sementara di Kecamatan Tilatang Kamang masing- masing Koto Tangah Sidang Koto Laweh, Koto Tangah Malintang, Koto Tangah Tujuah Nagari, Koto Tangah Lamo, Gadut Barat, Gadut Timur, dan Aro Kandikia.-"( Syafrianto )




Tidak ada komentar:
Posting Komentar