Kabid Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Kabupaten Solok, Tegaskan Gerakan Aksi Bergizi dan Tambah Darah Remaja Putri sebagai Penyelamatan Generasi.

Kabid Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Kabupaten Solok, Tegaskan Gerakan Aksi Bergizi dan Tambah Darah Remaja Putri sebagai Penyelamatan Generasi.

Redaksi

Singkarak.SumbarMaju.com - Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat, Darniyenti Elfita, SKM., MKM., menegaskan pentingnya Gerakan Aksi Bergizi dan pemberian Tablet Tambah Darah (TTD) bagi remaja putri sebagai langkah nyata dalam menyelamatkan generasi masa depan. Program ini dinilai strategis untuk mencegah anemia sejak dini, yang hingga kini masih menjadi persoalan serius di kalangan remaja, khususnya perempuan usia sekolah.

Kegiatan tersebut dilaksanakan di SMAN 1 X Koto Singkarak pada Kamis (23/4/2026), dengan melibatkan tenaga kesehatan, pihak sekolah, serta dukungan lintas sektor.


 Kegiatan berlangsung meriah dan edukatif, diawali dengan senam bersama, dilanjutkan dengan pemeriksaan kesehatan, pembagian Tablet Tambah Darah, serta sosialisasi gizi kepada para siswa.

Upaya meningkatkan kualitas generasi muda terus digencarkan melalui berbagai program kesehatan. Melalui Gerakan Aksi Bergizi, para remaja tidak hanya diberikan edukasi tentang pentingnya konsumsi makanan bergizi seimbang, tetapi juga diajak untuk membiasakan pola hidup sehat seperti sarapan pagi, rutin berolahraga, serta disiplin mengonsumsi Tablet Tambah Darah minimal satu kali dalam seminggu.

Anemia pada remaja putri umumnya disebabkan oleh kekurangan zat besi akibat pola makan yang tidak seimbang, serta meningkatnya kebutuhan zat besi di masa pertumbuhan. Dampaknya tidak bisa dianggap sepele, mulai dari menurunnya konsentrasi belajar, mudah lelah, hingga berisiko pada kesehatan reproduksi di masa depan.


Dalam arahannya, Darniyenti Elfita memberikan motivasi yang tajam dan menggugah kepada para pelajar. Ia menegaskan bahwa masa remaja merupakan fase penentu masa depan, sehingga kesadaran menjaga kesehatan harus dibangun sejak dini.

“Jangan tunggu sakit baru peduli kesehatan. Remaja hari ini adalah calon pemimpin masa depan. 


Kalau sejak sekarang sudah lemah karena anemia, kurang gizi, dan pola hidup tidak sehat, bagaimana kita bisa bersaing dan berprestasi?” tegasnya penuh semangat.


Ia juga menyoroti masih tingginya angka anemia pada remaja putri yang sering diabaikan, padahal berdampak besar terhadap kualitas belajar dan kesehatan jangka panjang. Karena itu, ia mengajak seluruh siswa untuk konsisten menjaga pola makan, aktif bergerak, dan rutin mengonsumsi Tablet Tambah Darah.


“Generasi hebat itu bukan hanya pintar, tapi juga sehat. Kita ingin melahirkan generasi yang kuat, cerdas, dan siap menghadapi tantangan zaman. Semua itu dimulai dari diri sendiri, dari kebiasaan kecil yang dilakukan setiap hari,” tambahnya.


Menariknya, kegiatan ini juga diwarnai dengan sesi tanya jawab interaktif antara tenaga kesehatan dan para siswa-siswi. 


Dalam sesi tersebut, para pelajar tampak antusias mengajukan berbagai pertanyaan seputar kesehatan remaja, mulai dari cara mencegah anemia, pentingnya pola makan sehat, hingga kebiasaan hidup bersih dan aktif. Diskusi berlangsung hangat dan edukatif, sekaligus menjadi ruang bagi siswa untuk lebih memahami pentingnya menjaga kesehatan secara langsung dari ahlinya.

Gerakan ini bukan sekadar program rutin, melainkan investasi jangka panjang dalam menyelamatkan generasi bangsa. Remaja putri yang sehat hari ini akan menjadi calon ibu yang mampu melahirkan generasi unggul di masa depan.


Dengan adanya Gerakan Aksi Bergizi dan konsumsi Tablet Tambah Darah secara konsisten, diharapkan angka anemia pada remaja dapat ditekan, sehingga terwujud generasi emas Indonesia yang sehat, tangguh, dan berdaya saing tinggi.( Yef)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar