Simpang Empat_Sumbarmaju. com SPPG Sinuruik dorong kemandirian ekonomi lokal, Padang (Sumbarmaju.com) Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), Sinuruik Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat Sumbar resmi beroperasi sekaligus untuk mendorong kemandirian ekonomi masyarakat lokal khususnya yang berkaitan dengan UMKM setempat.
"Kehadiran fasilitas ini diharapkan mampu mendorong kemandirian pangan sekaligus memperkuat perekonomian lokal," kata Kepala SPPG Sinuruik Yodi Septian di Pasaman Barat, Selasa.
SPPG tersebut hadir sebagai solusi atas kebutuhan warga terutama para penerima manfaat. Dengan sistem pelayanan yang mengedepankan transparansi dan standar modern, SPPG Sinuruik berkomitmen menjaga menyukseskan program nasional itu.
Operasional SPPG Sinuruik ditujukan untuk mendukung berbagai kebutuhan, mulai dari rumah tangga hingga pelaku usaha mikro. Kehadiran layanan ini diharapkan dapat membantu kelancaran aktivitas ekonomi masyarakat setempat.
Selain itu, beroperasinya SPPG Sinuruik diharapkan menjadi pemicu pergerakan ekonomi yang lebih dinamis di wilayah Talamau. Fasilitas ini juga menjadi bagian dari upaya menghadirkan inovasi layanan publik yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Pemerintah setempat berharap keberadaan SPPG Sinuruik dapat terus berkembang dan memberikan kontribusi berkelanjutan dalam memperkuat kemandirian masyarakat setempat terutama di daerah Talamau.
Untuk tahap awal atau pekan pertama SPPG tersebut melayani 1.009 porsi bagi penerima manfaat. Total 50 pekerja dilibatkan termasuk akuntan, dan ahli gizi serta menggunakan juru masak yang memiliki pengalaman kerja di beberapa hotel ternama.
Untuk mendukung program unggulan Presiden tersebut, SPPG Sinuruik telah memberikan latihan penjamah makanan.
Bahkan, SPPG itu memberikan BPJS Kerja. Pada tahap awal, SPPG itu melayani makan bergizi gratis atau MBG bagi lima sekolah.
Lima sekolah tersebut yakni SD Negeri 14 Talamau, SD Negeri 10 Talamau, MTs Istiqomah Talamau, serta SMA Negeri 1 Talamau. Distribusi MBG ini diharapkan mempercepat program pemerintah pusat dalam merealisasikan program itu.unjarnya (Aprima Akbar)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar