Padang, SumbarMaju.com — Dewan Pimpinan Wilayah Asosiasi Guru Pendidikan Agama Islam Indonesia (DPW AGPAII) Sumatera Barat menyampaikan duka cita mendalam atas wafatnya Bujang Sayang, S.Pd.I., Guru Pendidikan Agama Islam SDN 18 Enam Lingkung, Kabupaten Padang Pariaman, pada Selasa (19/5/2026).
Almarhum menghembuskan napas terakhir di RSUD Prof. H. Muhammad Yamin Pariaman sekitar pukul 10.00 WIB dalam usia 57 tahun. Kepergian beliau menghadirkan rasa kehilangan mendalam bagi keluarga, sahabat, rekan sejawat, dan keluarga besar Guru PAI di Sumatera Barat.
Ucapan belasungkawa disampaikan langsung oleh jajaran pengurus DPW AGPAII Sumbar Rimelfi S. Pdi. MM. MA ( Ketua),Fifi Risanti S. Ag.M.Pd ( Sekretaris) dan M.Zaki Kamil. M. Pd ( Bendahara) serta mewakili seluruh DPD DPD AGPAII Se Sumatera Barat sebagai bentuk penghormatan atas dedikasi dan pengabdian almarhum selama mengabdi di dunia pendidikan Islam.
Dalam keterangannya, pengurus DPW AGPAII Sumbar menyampaikan bahwa almarhum dikenal sebagai sosok guru yang sederhana, ramah, dan penuh tanggung jawab dalam mendidik peserta didik.
“Beliau adalah pribadi yang baik, bersahaja, dan memiliki komitmen tinggi dalam membina generasi muda melalui pendidikan agama Islam. Kepergian beliau menjadi kehilangan besar bagi keluarga besar Guru PAI,” ungkap pengurus DPW AGPAII Sumbar.
Duka mendalam juga dirasakan keluarga besar almarhum, khususnya istri tercinta, Yusmanidar, S.Ag., M.Pd., yang merupakan Pengawas PAI pada Kantor Kementerian Agama Kabupaten Padang Pariaman.
Almarhum disemayamkan di rumah duka di Toboh Luar Parik, Kecamatan Sintoga, Kabupaten Padang Pariaman.
Sejumlah guru, pengawas, tokoh masyarakat, dan kerabat tampak hadir memberikan penghormatan terakhir sekaligus mendoakan almarhum.
Suasana haru menyelimuti rumah duka. Rekan sejawat mengenang almarhum sebagai pribadi yang aktif dalam kegiatan keagamaan dan selalu memberikan semangat dalam pembinaan pendidikan Islam di lingkungan sekolah.
“Saat awak media dihubungi oleh Ketua DPW AGPAII Sumatera Barat via handphone, beliau menyampaikan rasa duka yang mendalam atas wafatnya almarhum Bujang Sayang, S.Pd.I. Menurut beliau, almarhum merupakan sosok guru PAI yang dikenal baik, rendah hati, dan memiliki dedikasi tinggi dalam dunia pendidikan Islam,” ujar Rimelfi.
Sementara itu, Yusmanidar, S.Ag., M.Pd., menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh pihak yang telah hadir dan memberikan dukungan kepada keluarga dalam masa duka tersebut.
“Saya dan keluarga mengucapkan terima kasih yang tulus kepada seluruh sahabat, rekan guru, pengurus AGPAII, keluarga, serta masyarakat yang telah hadir memberikan doa, dukungan, dan perhatian kepada almarhum suami kami tercinta, Bujang Sayang, S.Pd.I.,” ungkapnya penuh haru.
Ia mengatakan, almarhum merupakan sosok suami, ayah, dan pendidik yang selama hidupnya selalu berusaha memberikan kebaikan bagi keluarga maupun lingkungan sekitar.
“Kami memohon maaf apabila selama hidup almarhum terdapat khilaf dan kesalahan. Semoga segala amal ibadah beliau diterima Allah SWT dan beliau ditempatkan di tempat terbaik di sisi-Nya,” tuturnya.
DPW AGPAII Sumbar mengajak seluruh anggota dan masyarakat untuk bersama-sama mendoakan almarhum agar diampuni segala dosanya, diterima amal ibadahnya, dan ditempatkan di sisi terbaik Allah SWT.
“Dunia hanya sementara, akhirat selamanya. Semoga almarhum husnul khatimah dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan serta kekuatan. (Yef)


Tidak ada komentar:
Posting Komentar