Kota Solok, SumbarMaju.com — Kepala Kantor Kementerian Agama Kementerian Agama Kota Solok, H. Amril, menghadiri kegiatan Diskusi Kelompok Terpumpun (Focus Group Discussion/FGD) yang digelar di Ruang Kerja Wali Kota Solok, Senin (18/05/2026).
Kegiatan ini menjadi bagian dari agenda strategis Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Forkopimda Kota Solok dalam rangka memperkuat koordinasi lintas sektor di Kota Solok.
FGD tersebut mengangkat dua isu penting yang menjadi perhatian bersama, yakni persiapan pelaksanaan Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah serta penguatan ketahanan pangan daerah.
Kedua isu ini dinilai sangat krusial karena berkaitan langsung dengan kebutuhan masyarakat, stabilitas sosial, serta kelancaran aktivitas keagamaan dan ekonomi di Kota Solok.
Pertemuan tersebut dihadiri oleh Wakil Wali Kota Solok, Wakil Wali Kota Solok, unsur Forkopimda, Ketua Komisi Penasihat Agama Nusantara (KAN), perwakilan Bundo Kanduang, serta jajaran kepala dinas dan instansi terkait di lingkungan Pemerintah Kota Solok.
Dalam suasana diskusi yang berlangsung aktif dan terbuka, berbagai masukan dan pandangan disampaikan oleh peserta forum. Pembahasan difokuskan pada kesiapan teknis dan non-teknis pelaksanaan Idul Adha, mulai dari ketersediaan dan distribusi hewan kurban, pengawasan kesehatan hewan, hingga kesiapan panitia pelaksana di lapangan agar pelaksanaan ibadah berjalan tertib, aman, dan sesuai ketentuan syariat.
Selain itu, isu ketahanan pangan juga menjadi sorotan utama dalam FGD tersebut. Pemerintah daerah bersama seluruh pemangku kepentingan membahas strategi menjaga stabilitas pasokan bahan kebutuhan pokok, pengendalian inflasi daerah, serta langkah antisipatif menghadapi potensi gejolak harga menjelang hari besar keagamaan.
Kepala Kantor H. Amril dalam kesempatan itu menegaskan pentingnya sinergi dan kolaborasi antarinstansi dalam memastikan seluruh agenda daerah dapat berjalan dengan baik.
Ia menyampaikan bahwa pelaksanaan Idul Adha bukan hanya sekadar momentum ibadah, tetapi juga memiliki dimensi sosial yang luas di tengah masyarakat. Oleh karena itu, diperlukan koordinasi yang kuat agar pelaksanaannya dapat berjalan lancar, tertib, dan memberikan manfaat bagi umat.
Lebih lanjut, H. Amril juga menyoroti pentingnya ketahanan pangan sebagai salah satu pilar utama kesejahteraan masyarakat. Ia mengapresiasi langkah Pemerintah Kota Solok yang secara konsisten melibatkan berbagai unsur dalam merumuskan kebijakan dan langkah strategis di lapangan.
FGD berlangsung dalam suasana penuh kebersamaan, dialog konstruktif, dan semangat kolaborasi antarinstansi. Seluruh peserta sepakat bahwa penguatan koordinasi menjadi kunci utama dalam menyukseskan agenda Idul Adha 1447 H serta menjaga stabilitas ketahanan pangan di daerah.
Di akhir kegiatan, forum menghasilkan komitmen bersama untuk terus meningkatkan sinergi lintas sektor, memperkuat komunikasi, serta memastikan setiap program pemerintah daerah dapat berjalan efektif dan tepat sasaran demi kepentingan masyarakat Kota Solok.( yef)


Tidak ada komentar:
Posting Komentar